Banten24

Penataan Kabel Udara di Kota Serang, Lelang Proyek Ditargetkan September 2025

BISNISBANTEN.COM Pemerintah Kota Serang terus mempercepat upaya penataan kabel-kabel utilitas udara yang semrawut.

Ketua Satuan Tugas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengungkapkan bahwa rapat konsolidasi telah dilakukan dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak terkait, termasuk PLN, PDAM, PDAB, dan Telkom, untuk memastikan kelancaran proyek ini.

“Pada hari ini kita melakukan rapat konsolidasi dengan berbagai OPD. Yang pertama yang harus kita pastikan terkait dengan jadwal penyusunan tendernya. Yang kedua terkait dengan ruas jalannya,”ujarnya saat ditemui usainrapat, Rabu (09/07/25).

Advertisement

:Nah, yang ketiga terkait dengan di dalam ruas jalan itu ada utilitas apa saja. Apakah PLN, apakah PDAM, PDAB, Telkom. Itu kita sinkronkan semua supaya nanti pada saat pelaksanaan itu bisa saling mendukung dan saling mengawasi sehingga pekerjaan ini bisa berjalan dengan baik dan lancar,” sambung Wahyu.

Dia juga menambahkan bahwa proses lelang proyek ini sedang dipersiapkan secara matang dengan target pelaksanaan pada September 2025.

“Anggaran untuk proyek ini berasal dari pihak ketiga dengan sistem bangun guna serah (Built, Operate, Transfer/BOT),” terang Wahyu.

Saat ini, lanjutnya, fokus penataan kabel bawah tanah akan dimulai pada lima kilometer ruas jalan. “Kita ini sekarang baru pada panjang 5 km. 5 km ruas jalan. Sekarang bertahap,” jelasnya.

Wahyu juga menyebutkan bahwa tim akan melakukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan kontribusi tetap dan jangka waktu proyek.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang, Arif Rahman Hakim, menambahkan bahwa rapat tersebut secara khusus membahas langkah-langkah dan persiapan pelaksanaan penanaman kabel bawah tanah, termasuk jadwal (timeline) dari awal permohonan hingga proses lelang.

“Hasil rapat tadi kita mengundang OPD terkait dan juga Telkom, PLN, PDAI, dan PDAM,” kata Arif.

Lebih lanjut Arif mengatakan dalam rapat tersebut hanya membicarakan langkah-langkah atau persiapan-persiapan untuk pelaksanaan tanam kabel. Timeline-nya seperti apa. Misalkan dari awal permohonan sampai pembentukan panitia sampai ke lelang.

“Tadi timeline-timelinenya sudah diatur. Perencanaannya seperti apa, Itu saja tadi yang dibicarakan. Dan kami juga meminta pendapat dari pengadaan barang dan jasa tentunya terkait dengan aturan seperti apa dan juga mengundang PLN, Telkom yang khawatir utilitas mereka terganggu atas penanaman kabel bawah tanah ini,” jelas Arif.

Arif juga mengungkapkan bahwa Diskominfo diberi porsi sebagai leading sector dalam proyek penataan kabel ini. Rapat lanjutan akan segera diadakan untuk membahas lebih detail mengenai pihak-pihak penyedia (provider) kabel yang akan terlibat dalam proyek ini.(siska)

Advertisement
bisnisbanten.com