Banten24

Pemkot Serang dan MBKV Kolaborasi Atasi Stunting, Sinergitas Pentahelix di Taktakan

BISNISBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, melalui Kecamatan Taktakan, menyambut baik kolaborasi strategis dalam penanganan stunting dan literasi keuangan.

Hal ini terwujud dalam kegiatan Sosialisasi Program Pembiayaan PT. Mitra Bisnis Keluarga Ventura (MBKV) dan Edukasi Stunting pada Balita dan Ibu Hamil, serta pemberian makanan tambahan (PMT) dari Program BAZNAS RI.

Acara yang bertempat di Aula Kantor Kecamatan Taktakan, Jumat (21/11/2025), ini dihadiri oleh berbagai stakeholder sebagai wujud sinergi “pentahelix.”

Advertisement

Camat Taktakan Kota Serang, Mamat Rahmat, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya sinergitas dan kolaborasi dari semua unsur dalam merealisasikan program pusat seperti penanganan stunting.

“Program pusat ini akan mudah direalisasikan bila dilaksanakan secara bersama-sama. Saya ucapkan terima kasih atas sinergitas dan kolaborasi pada hari ini,” ucap Mamat Rahmat.

Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan berkesinambungan dan memberikan dampak positif, baik dalam penanganan stunting maupun Program Pembiayaan MBKV, khususnya bagi masyarakat Kota Serang dan Banten.

Indah Fajar Lestari, Assistant Regional Manager (ARM) untuk Region 01 PT MBK Ventura, menjelaskan bahwa PT. Mitra Bisnis Keluarga Ventura (MBKV) adalah Perusahaan Modal Ventura (PMV) yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tahun 2003.

Sebagai perusahaan pembayar zakat terbaik BAZNAS RI tahun 2025, MBKV menyalurkan dana zakat BAZNAS RI yang turut dihadiri oleh H. Mahyudin Arif, Waka 3 BAZNAS Kota Serang.

Indah juga memaparkan maksud kegiatan ini menggandeng OJK BANTEN untuk memberikan literasi keuangan berupa edukasi pengelolaan keuangan keluarga yang terencana. Hal ini penting untuk mengatasi problem sosial di masyarakat, seperti perilaku konsumtif, pinjaman berlebih, dan terlilit utang.

“Dengan minimnya informasi dan edukasi, masyarakat memiliki banyak pilihan dan kemudahan mendapatkan akses pembiayaan, namun ini menjadi sebuah problem di lapangan,” jelasnya.

Ia berharap sosialisasi ini dapat memberikan informasi utuh dan mencerahkan masyarakat Kota Serang tentang pengelolaan keuangan yang terencana.

Mahmudin Arif S, Perwakilan dari Baznas Kota Serang, menegaskan bahwa kolaborasi aktif lintas sektoral ini merupakan bagian penting dari sinergi dan support system untuk mengatasi permasalahan di Kota Serang.

“Tentunya masalah stunting dan Balita dan Ibu Hamil dan pemberian makanan tambahan… merupakan program dan langkah konkret (pantahelix) yang dilakukan secara bersama-sama,” terangnya.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Perwakilan OJK Rija Fathul Bahri, serta pihak kesehatan yaitu Ira Senjawatu, IBI dan Lilis Zuniawati Setianingsih, dari Kapus, dan Danramil Kapten INF Farid Hariji.(siska)

Advertisement
bisnisbanten.com