Banten24

Pemkab Pangkajene dan Kepulauan, Sulsel Belajar Pengelolaan Sampah ke Pemkot Cilegon

BISNISBANTENCOM – Pengelolaan sampah menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) atau Co-Firing oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon kembali menjadi referensi Kabupaten/Kota lain di seluruh Indonesia untuk mempelajarinya. Itu dibuktikan dengan kembalinya Pemkot Cilegon menerima kunjungan kerja (kunker) untuk kali ke-20 dari Kabupaten/Kota lain. Saat ini datang dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kunjungan kerja dipimpin langsung oleh Bupati Pangkajene dan Kepulauan Muhammad Yusran Lalogau yang hadir didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Muhammad Thamrin beserta jajaran. Kedatangan rompongan disambut langsung Walikota Cilegon Helldy Agustian di Rumah Dinas Walikota Cilegon, Senin (26/12/2022).

Dalam sambutannya, Walikota Cilegon Helldy Agustian menjelaskan, mulai dikelolanya sampah dengan cara menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) atau Co-Firing diawali pihaknya menangkap peluang dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan yang ditetapkan pada 12 April 2018. Lebih lanjut, Helldy menjelaskan, pengolahan sampah menjadi BBJP tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Dalam hal ini, kata Helldy, PT PLN (Persero) yang telah memberikan bantuan tempat kepada Pemkot Cilegon.

Advertisement

“Tentunya kami juga akan membuat lagi pabrik sampah dengan kapasitas 240 ton per hari,” ungkapnya.

Helldy mengaku bangga atas sudah hadirnya 20 Kabupaten/kota untuk kunker soal pengolahan sampah di Cilegon dan mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Pangkajene dan Kepulauan, Sulsel sudah berkenan untuk belajar di Kota Cilegon.

“Saya atas nama Pemkot Cilegon sangat berterima kasih atas kedatangannya. Kami ucapkan selamat datang di Kota Cilegon,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Pangkajene dan Kepulauan Muhammad Yusran Lalogau menjelaskan, kedatangannya ke Pemkot Cilegon untuk membahas Pengelolaan sampah menjadi BBJP yang ada di Kota Cilegon.

Kata Yusran, pihaknya memiliki target terkait persoalan sampah, bagaimana persoalan sampah di wilayahnua dapat diselesaikan dengan baik. Yusran berharap, hasil kunjungan kerja ke depan persoalan sampah di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan segera tertangani.

“Harapannya dengan kunjungan kerja hari ini persoalan sampah di kota kami bisa diselesaikan,” harapnya. (dik/zai)

Advertisement
bisnisbanten.com