spot_img

Pemerintah Salurkan Stimulus Ketenagalistrikan Rp 19,91 Triliun untuk 33 Juta Pelanggan

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -

BISNISBANTEN.COM — Perlindungan sosial melalui stimulus ketenagalistrikan pemerintah terbukti menjaga daya beli masyarakat dan pelaku usaha di tengah pandemi Covid-19.

Stimulus tersebut telah membantu lebih dari 33 juta pelanggan sejak dikucurkan pemerintah pada April 2020 hingga Juni 2021, dengan total stimulus yang telah disalurkan pemerintah mencapai Rp 19,91 triliun.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan, pemerintah berkomitmen memberikan keringanan pembayaran atau pembelian listrik bagi rumah tangga kecil, pelaku usaha kecil dan menengah serta masyarakat yang bergerak di bidang sosial, bisnis dan industri, dalam upaya Penanganan pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia

“Kami berharap stimulus listrik dari pemerintah ini dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha tetap produktif, serta meningkatkan daya beli masyarakat di tengah Pandemi Covid-19,” tegasnya.

Terkait stimulus listrik yang disalurkan PLN, beberapa penerima manfaat menyuarakan pendapatnya. Salah satunya Sri Partiningsih (59 tahun), seorang pensiunan TNI yang menjadi pelanggan R1/450 VA di Malingping.

- Advertisement -

Sri berterima kasih atas perhatian Pemerintah yang telah memberikan stimulus listrik melalui PLN. Pasalnya, selama pandemi Covid-19, pekerjaan suaminya menjadi terganggu dan dirinya tidak bisa mencari penghasilan tambahan untuk keluarga akibat berlakunya pembatasan.

“Alhamdulillah saat ini ada keringanan lewat stimulus. Stimulus listrik ini sangat membantu saya, meringankan beban kehidupan. Kami berharap pemerintah dapat segera mengatasi korona dan tetap memberikan bantuan untuk kami,” katanya.

Senada, Azka (57) buruh lepas di Cikondang, pun mengamini bahwa pandemi sangat mempengaruhi pekerjaannya.

“Sebelumnya warga sini banyak kegiatan banyak yang menjadi supir, usaha, tapi sekarang semuanya serba susah. Maka dari itu kami berharap bantuan dari pemerintah, kami sangat senang dan mendukung adanya program ini. Ini bermanfaat untuk kita mengurangi biaya dapur”ungkapnya.

Azka berharap semoga program stimulus listrik ini dapat terus diberikan oleh pemerintah dan PLN dapat terus membantu masyarakat.

Stimulus Ketenagalistrikan Berlanjut hingga Desember

Sementara itu, pada awal Juli 2021, sejalan dengan penerapan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, pemerintah telah menetapkan perpanjangan Program Stimulus Keringanan Pembayaran atau Pembelian Listrik untuk Triwulan Ketiga dengan perkiraan anggaran sebesar Rp 2,43 triliun.

“Pemerintah juga telah memperpanjang pemberian stimulus listrik hingga Desember 2021. Kami PLN siap menyalurkannya,” ungkap Bob.

Berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, stimulus listrik yang diberikan hingga Desember 2021, besarannya adalah sebagai berikut:

1. Pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.
2. Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.
3. Pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.

Diskon akan diberikan secara langsung kepada pelanggan. Bagi pelanggan pascabayar, diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik pelanggan. Sementara itu, untuk pelanggan prabayar, diskon tarif listrik diberikan saat pembelian token listrik.

“Untuk pelanggan prabayar daya 450 VA, tidak perlu lagi mengakses token, baik di website maupun layanan Whatsapp Stimulus akan langsung di dapat saat membeli token listrik,” tambah Bob.

Khusus untuk pembebasan biaya beban, abonemen, dan pembebasan ketentuan rekening minimum, pemberian stimulus akan diberikan secara otomatis dengan memotong tagihan rekening listrik konsumen sosial, bisnis dan industri. Potongan sebesar 50 persen hanya diberikan untuk biaya beban/abonemen dan biaya pemakaian rekening minimum.

Adapun dalam memberikan layanan kepada pelanggan terkait stimulus, PLN membuka saluran pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh melalui Playstore atau AppStore. (susi)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Susi Kurniawati
Wartawan bisnisbanten.com
spot_img

BERITA TERKAIT

spot_img

REKOMENDASI UNTUK DIBACA

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,042FansSuka
10,000PengikutMengikuti
5,000PengikutMengikuti
13,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

BACA JUGA

Asyik! Ada Barbequean di Hotel The Royale Krakatau Cilegon Setiap Jumat Malam

BISNISBANTEN.COM - The Royale Krakatau Hotel Cilegon memiliki paket barbeque night dengan ragam menu panggang seperti daging sapi panggang, ayam panggang, sosis bakar, cumi...

Hobi Kuliner? Yuk, Cicipi Nasi Kapau Haji Ahmad di Cilegon

BISNISBANTEN.COM -- Bagi rekan bisnis yang hobi kuliner, wajib coba nih menu-menu yang ada di Nasi Kapau Haji Ahmad. Makanan khas Padang ini bisa...