OJK Edukasi Keuangan bagi Puluhan Petani dan Pelajar di Lebak

BISNISBANTEN.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 1 DKI Jakarta dan Banten memberikan edukasi keuangan kepada puluhan petani dan pelajar di Lebak. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bupati Lebak, Rabu (24/8).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, Kepala OJK Regional 1 DKI Jakarta dan Banten Roberto Akyuwen, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Lebak Ajis Suhendi, Deputi Direktur Informasi, Dokumentasi, dan EPK Kantor OJK Regional 1 DKI Jakarta dan Banten F.A. Purnama Jaya,
Pemimpin Bank BJB Cabang Rangkasbitung Mauludin Edy, Kepala Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen
Kantor OJK Regional 1 DKI Jakarta dan Banten beserta Ruth Simanjuntak, dan lainnya.
Kepala OJK Regional 1 DKI Jakarta dan Banten Roberto Akyuwen mengungkapkan, pada kesempatan kali ini, OJK kembali menggelar kegiatan edukasi keuangan kepada Petani dan Pelajar Tingkat SMA di Kabupaten Lebak dengan Tema MAPAN “Menabung untuk KesejAhteraan di Masa DePAN”.

“Kegiatan hari ini merupakan bagian dari upaya OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat khususnya petani dan pelajar, serta sebagai salah satu implementasi kegiatan Hari Indonesia Menabung yang diselenggarakan pada Bulan Agustus setiap tahun,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan ini dalam rangka menumbuhkan budaya menabung bagi masyarakat dan mendukung “Kampanye Ayo Menabung”, OJK bersama kementerian dan lembaga terkait, serta Lembaga Jasa Keuangan formal terus bersinergi dan menginisiasi pencanangan Hari Indonesia Menabung yang diperingati setiap tanggal 20 Agustus. Hari Indonesia Menabung ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung.
“Penetapan Hari Indonesia Menabung melalui Keppres diharapkan akan semakin memperkuat komitmen dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dan seluruh pihak untuk mendukung terwujudnya budaya menabung, serta membuka akses masyarakat untuk masuk ke dalam sistem keuangan khususnya lembaga jasa keuangan formal,” katanya.

Ia menjelaskan, Presiden Republik Indonesia dalam arahan pada Rapat Terbatas Strategi Nasional Keuangan Inklusif pada tanggal 28 Januari 2020 yang lalu, meminta kepada kementerian atau lembaga terkait agar dapat memastikan kepemilikan rekening di Lembaga Jasa Keuangan formal bagi semua pelajar dan mahasiswa. Peringatan Hari Indonesia Menabung ini diharapkan dapat mengingatkan masyarakat Indonesia untuk gemar menabung sejak dini dan minat menabung masyarakat semakin meningkat.
“Tidak hanya menabung di industri perbankan dalam bentuk tabungan, melainkan juga menabung di semua sektor lembaga jasa keuangan seperti menabung emas, menabung saham, menabung reksa dana, menabung untuk hari tua, menabung untuk perlindungan dan lain sebagainya,” katanya.
Ia berharap, peserta pelajar yang merupakan anak-anak muda diharapkan kegiatan edukasi pada ini dapat memberikan motivasi kepada anak-anak muda dalam mengelola keuangan dengan baik.
“Dengan membudayakan giat menabung, diharapkan tidak hanya dapat menciptakan masa depan lebih baik dan sejahtera namun juga dapat menjadi solusi dan antisipasi ketika menghadapi kondisi-kondisi tak terduga seperti pandemi COVID-19 yang saat ini masih kita hadapi bersama,” katanya.
Pada kesempatan ini, OJK juga mengundang narasumber dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten untuk memberikan materi mengenai Ciri-Ciri Keaslian Uang Rupiah (CIKUR) dan transaksi keuangan digital melalui pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Selain itu, ada juga Bank BJB untuk memberikan materi mengenai produk/layanan perbankan dan memfasilitasi pembukaan rekening kepada peserta edukasi.
Dalam edukasi ini ada tiga narasumber yakni Dinanda Nur Fitri dan Ibu Astari Nandhiasa dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Achmad Zaelani, Kepala Subbagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kantor OJK Regional 1 DKI Jakarta dan Banten, dan Rina Triana selaku Manajer Operasional Bank BJB Cabang
Rangkasbitung. (susi)









