OJK Dorong Budaya Integritas yang Kuat di Sektor Jasa Keuangan dan Lingkungan Kampus

BISNISBANTEN.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penguatan tata kelola dan integritas yang dilakukan di berbagai bidang termasuk di sektor jasa keuangan dan kampus.
Demikian disampaikan Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena dalam rangkaian kegiatan Roadshow Governansi di Bandung yang digelar di Gedung Sate dan Telkom University, Senin. Kegiatan di Gedung Sate dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan ratusan peserta dari Industri Jasa Keuangan dari Bandung dan Jawa Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Sophia Wattimena menekankan bahwa integritas adalah fondasi utama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Kami mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk bisa menjalankan integritas dengan baik khususnya di sektor jasa keuangan agar kita bisa memfasilitasi dan memberikan kerjasama yang baik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dengan mendukung sektor jasa keuangan yang berintegritas dan sehat,” kata Sophia.
Sebelumnya OJK telah menerbitkan POJK nomor 12 tahun 2024 tentang penerapan strategi anti-fraud bagi lembaga jasa keuangan dan ini berlaku untuk semua sektor di lembaga jasa keuangan.
Dedi Mulyadi dalam kesempatan itu mendukung upaya OJK menegakkan tata kelola dan integritas di berbagai bidang. Dedi menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan negara seharusnya bersifat terbuka, karena pada dasarnya anggaran publik adalah milik masyarakat dan harus dapat diakses serta diperluas bersama.
“Maka itu saya mulai yang disebut dengan transparansi, akuntabilitas publik Di Pemprov Jabar. Saya menjelaskan seluruh digit anggaran itu kepada publik secara nyata. Publik bisa melihat lalu lintas keuangannya karena ini adalah prinsip, ini prinsip akuntabilitas. Nggak bisa lagi keuangan negara ada ruang gelap,” kata Dedi Mulyadi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Jawa Barat Eydu Oktain Panjaitan, dan Plt. Deputi Bidang Pencegahan dan Pemantauan Komisi Pemberantasan Korupsi Aminudin. Sinergi ini menegaskan komitmen bersama untuk menciptakan sistem pengawasan dan pencegahan korupsi yang efektif dan terintegrasi.
Kampanye Integritas Siswa
Dalam kegiatan Student Integrity Campaign (In Camp) di Telkom University Bandung, Sophia menekankan pentingnya generasi muda menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini yang penting dalam membangun masa depan pribadi yang lebih baik.
Sophia mengatakan bahwa berdasarkan survei yang dilakukan oleh Deloitte dan IDN Research Institute, Gen Z dan Millennials memberikan perhatian yang cukup tinggi terhadap isu tata kelola sosial politik dan hampir 40 persen dari Gen Z dan Millennials memilih menolak tawaran pekerjaan jika tidak sesuai dengan etika atau keyakinan pribadi mereka.
“Ini merupakan kepedulian yang baik karena apa? Karena hal ini menunjukkan mahasiswa merupakan bibit untuk menegakkan dan menjaga keutuhan. Jadi itu sudah merupakan sikap hidup yang sangat baik sekali,” kata Sophia.
Lebih lanjut, Sophia menekankan pentingnya tata kelola risiko di sektor jasa keuangan, serta langkah-langkah preventif yang dilakukan OJK untuk memperkuat pengawasan dan perlindungan konsumen.
“OJK telah mengeluarkan serangkaian kebijakan untuk memperkuat ketahanan digital dan manajemen risiko teknologi informasi, antara lain pedoman kode etik dan tata kelola AI yang menekankan prinsip akuntabilitas, kerahasiaan, pengawasan manusia untuk memastikan penerapan AI itu bertanggung jawab dan transparan,” tambah Sophia.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Rektor Telkom University Prof. Suyanto, Komite Etik Tingkat Tata Kelola OJK Prof. Niki Lukviarman, serta Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman.
Prof. Dr. Suyanto mengapresiasi pelaksanaan kegiatan In Camp di Telkom University serta mendorong kolaborasi yang mencerminkan semangat perbaikan berkelanjutan dalam mendukung agenda nasional pencegahan korupsi dan penguatan tata kelola yang baik.
Melalui kampanye ini, OJK menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mengatur, mengawasi, dan melindungi sektor jasa keuangan, tetapi juga berperan aktif dalam membangun integritas ekosistem nasional. Dengan membekali mahasiswa pemahaman mendalam tentang tata kelola, etika, dan risiko di sektor keuangan, OJK berharap dapat mencetak pemimpin masa depan yang berintegritas dan siap berkontribusi mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera.









