Banten24

MTQ Dinilai Lahirkan Generasi Qurani, Zakiyah Ajak Masyarakat Jadikan Alquran Pedoman Hidup

BISNISBANTEN.COM- Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah (Zakiyah) menilai lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) dapat melahirkan generasi Qurani. Zakiyah pun mengajak masyarakat Kabupaten Serang menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup, sumber inspirasi, solusi atas berbagai persoalan, serta menciptakan masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan sejahtera.

Demikian disampaikan Zakiyah saat menutup Pelaksanaan MTQ III tingkat Kecamatan Mancak di Desa Labuan, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Selasa (5/8/2025) malam. Turut hadir Asisten Daerah (Asda) I Pemkab Serang Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesra Haryadi, Staf Ahli Bupati Serang Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum dr Rahmat Setiadi, sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Serang, para kepala desa se-Kecamatan Mancak, dan ratusan warga.

”Harapan saya, semangat yang tumbuh selama pelaksanaan MTQ ini tidak berhenti sampai di sini. Mari kita jadikan Alquran sebagai pedoman hidup,” ajaknya,

Advertisement

Politisi PAN ini pun mengapresiasi Camat Mancak Euis Linda Mutia, Lembaga Pembinaan Tilawatil Quran (LPTQ), Dewan Hakim, panitia, para alim ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh masyarakat yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ secara swadaya tanpa menggunakan APBD Kabupaten Serang. Menurut Zakiyah, MTQ bukan hanya sekadar ajang perlombaan, melainkan juga momentum untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan pemahaman dan kecintaan terhadap Alquran, serta mengimplementasikan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari – hari.

”Saya melihat semangat yang luar biasa dari para peserta. Ini menunjukkan bahwa generasi muda kita memiliki potensi besar menjadi generasi Qurani yang akan membawa keberkahan bagi masa depan Kecamatan Mancak dan Kabupaten Serang,” ujar istri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto ini.

Ratu menilai, MTQ memiliki tujuan jauh lebih mulia dari sekadar mencari pemenang, yakni menumbuhkan kecintaan kepada Alquran, mencetak generasi Qurani, memperkuat ukhuwah islamiyah, meningkatkan potensi daerah seperti budaya, ekonomi, dan pariwisata, kemudian menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat. Zakiyah pun mengucapkan selamat kepada para peserta yang meraih prestasi dan mengingatkan bahwa kemenangan harus menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan.

“Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati, partisipasi anda semua dalam memeriahkan acara ini sebuah kemenangan yang sejati,” tandasnya.

Sementara Koordinator Dewan Hakim MTQ III tingkat Kecamatan Mancak Agus Sunarto bersyukur pelaksaan MTQ di wilayahnya berjalan lancar meski menggunakan anggaran swadaya masyarakat tanpa menggunakan APBD murni.

”Mengapa memaksakan adanya MTQ? Ini untuk menjaring peserta, sebab kalau tidak diadakan MTQ kecamatan, saat MTQ tingkat Kabupaten Serang, Kecamatan Mancak tidak punya peserta yang akan dikirimkan,” terangnya.

Untuk pelaksanaan MTQ, disebutkan Agus, berlangsung selama dua hari, sejak Senin sampai Selasa (4-5/82025), diawali Pawai Ta’aruf yang diikuti 1000 orang. Diketahui, juara umum MTQ III tingkat Kecamatan Mancak diraih tuan rumah yakni Desa Labuan.(Nizar)

Advertisement
bisnisbanten.com