TravelInfo Travel

Mendadak Viral, Sungai Aere di Swiss Tempat Anak Ridwan Kamil Hilang

BISNISBANTEN.COM – Sungai Aere di Swiss menjadi perbincangan warganet di media sosial.

Sungai Aare ( Aare rivers ) Bern – Switzerland – Swiss ini tempat putra sulung Ridwan Kamil hilang terseret arus. Aare rivers adalah destinasi wisata terkeren di switzerland yg sangat mendunia. Aare rivers adalah satu alasan kenapa harus datang ke Swiss.

Sungai ini berada di pinggiran kota Bern ini mengaliri sekitar 3 kota. Saat musim panas, Sungai Aere adalah primadona, masyarakat di Bern menghabiskan waktu di Sungai Aare untuk berenang dan menikmati hari.

Advertisement

Sungai ini mengalir di sekitar tiga sisi kota Bern, dengan air pirus sebening kristal, dan membentuk kehidupan serta mencirikan pemandangan kota yang indah di Kota Tua tersebut.

Sungai Aere membentang sepanjang 288 kilometer dan menjadi sungai terpanjang di Swiss. Bersumber di di wilayah Grimsel, sungai ini melintasi jurang Aare hingga kedalaman 200 meter dekat Meiringen.

Saat Aare mengalir ke utara melewati Meiringen, sungai memotong Ngarai Aare yang indah. Setelah berbelok ke barat, sungai ini meluas ke Danau Brienz glasial.

Berenang di Aare adalah kegiatan resmi dalam daftar UNESCO sebagai tradisi Swiss sebagai bagian dari pengalaman Bern yang otentik.

Namun sayangnya, primadona Kota Bern ini tidak seaman yang dilihat melalui video-video yang diunggah warganet.

Pekan lalu seorang gadis berusia 16 tahun, yang merupakan perenang yang sangat kuat, tenggelam. Ada pusaran, terutama di sekitar pemecah gelombang dan jembatan, yang hanya akan menarik Anda ke bawah.

“Sangat indah untuk berjalan bersama, tetapi tidak begitu baik untuk berenang sekarang. Terima kasih!,” katanya menambahkan.

Pada awal April 2019, seorang warga mengunggah peringatan di komunitas Rick Steves terkait bahaya Sungai Aare.

“Hai, semuanya, jika ada yang menuju ke Bern dan tergoda untuk berenang di Aare (rekomendasi Rick Steves), Anda harus tahu bahwa kota Bern telah mengeluarkan nasihat karena sungai berada pada tingkat historis tinggi dan sangat berbahaya saat ini,” tutur pengguna bernama Mari.

Pemerintah Swiss pada tahun 2021 juga memperingatkan terkait bahanya berenang secara liar di sungai di negara mereka.

“Berenang liar tidak diizinkan di banyak sungai karena kualitas air yang buruk dan karena akan sulit bagi pihak berwenang untuk memastikan keselamatan perenang,” ujarnya di situs resmi Kementerian Luar Negeri Swiss

Mereka menuturkan, dua faktor yang sebagian besar tidak terhubung, telah berkontribusi pada munculnya pemandian sungai perkotaan di Swiss.

Dalam beberapa dekade terakhir, sebagian besar kanton telah berhasil meningkatkan kualitas air sedemikian rupa sehingga menjadi aman untuk mandi, bahkan jika ini bukan niatnya.

“Masalah keamanan telah ditangani melalui kerja sama bertahun-tahun dengan Swiss Lifesaving Society (SSS), terutama di kota-kota berbahasa Jerman,” kata Kementerian Luar Negeri Swiss. (Hilal)

Advertisement
bisnisbanten.com