Info Bisnis

Mau Resign? Siapkan Hal Berikut, Ya!

BISNISBANTEN.COM — Berencana untuk resign? Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Sebetulnya ada beberapa alasan penting yang membuat seseorang akhirnya memutuskan resign dari pekerjaan. Salah satunya adalah ketika kondisi di tempat kerja sudah tidak kondusif lagi, lingkungan kerja toxic atau ada perlakuaan tidak menyenangkan yang kamu terima. Kadang kita jadi harus memilih apakah mau lanjut dengan lingkungan kerja tidak menyenangkan, atau mundur demi menjaga kesehatan mental dan kondisi tubuh.

Iya paham, pilihannya memang berat, terutama saat kamu harus memutuskan resign saat belum mendapat tempat kerja baru. Harus pintar-pintar mengatur keuangan, agar tidak boncos! Coba simak ulasan ini.

1. Manfaatkan Gaji dan Tunjangan Terakhir dengan Bijak

Advertisement

Ikuti aturan keuangan yang kamu buat, hindari menunda pembayaran tagihan rutin dan mulailah berhemat, paling tidak sampai kamu bisa punya penghasilan lagi. Jika kamu di-PHK dan mendapat tunjangan, coba manfaatkan tunjangan itu dengan baik. Bisa jadi modal usaha, atau dikonversikan menjadi simpanan Emas yang sewaktu-waktu bisa dicairkan saat dibutuhkan.

2. Tinjau Ulang Tagihan Rutin

Hal-hal yang kurang pokok seperti langganan OTT atau cicilan kartu kredit sebaiknya mulai diminimalisir penggunaannya. Jika sebelumnya kamu berlangganan layanan streaming lebih dari 1, coba cek lagi, benarkah kamu butuh segitu banyak layanan streaming? Sebaliknya, tagihan rutin seperti uang sekolah, bayar listrik dan belanja, sebaiknya tidak ditunda-tunda karena malah akan merepotkan di masa depan.

3. Hemat Pangkal Kaya

Ungkapan yang kita tahu dari SD ini makin bisa dimengerti setelah kita menjalani kehidupan orang dewasa. Ketika berhemat bisa bikin simpenan meningkat dan bikin masa depan jadi lebih aman karena sudah punya safety net yang cukup. Bukan cuma untuk menjaga masa depan, ketika kamu resign kamu juga harus berhemat agar paling tidak cukup hingga kamu punya kerjaan baru.

4. Hindari Berutang

Terutama utang-utang konsumtif seperti jajan camilan atau beli barang nirfaedah karena ikut-ikutan. Ini waktunya mengencangkan ikat pinggang. Jika kamu sampai harus berutang demi bisa ikutan tren, coba tinjau lagi tujuan hidup kamu ya!. (susi)

Advertisement
bisnisbanten.com