Info Travel

Mal Terbesar dan Terlegend Ini Kebakaran, Cari Tahu Tunjungan Plaza Yuk!

BISNISBANTEN.COM – Rabu (13/4/2022) malam, untuk pertama kalinya Tunjungan Plaza kebakaran. Mal terbesar dan terlegendaris di Kota Surabaya, Jawa Timur ini menjadi pusat perbincangan di media sosial bahkan hingga hari ini.

Warganet menggambarkan, proses kebakaran berasa seperti di film-film Hollywood. Api yang melalap benda-benda di lantai atas, jatuh berguguran. Sementara itu asap tebal membubung tinggi dari atas gedung.

Untungnya, tidak ada korban dalam kebakaran ini. Meski begitu sekira pukul 20.09 WIB, lalu lintas di depan Tunjungan Plaza yaitu Basuki Rahmat dan Embong Malang sementara masih ditutup. Kendaraan dari arah Basuki Rahmat dibelokkan semua ke Jalan Embong Wungu dan Jalan Kombes M Duryat. Para petugas berjaga-jaga di lokasi.

Advertisement

Api yang membakar Tunjungan Plaza (TP) 5 Surabaya ini tidak sampai menjalar ke dalam mal.

Asal tahu, Tunjungan Plaza (atau biasa disingkat TP) merupakan pusat perbelanjaan terbesar kedua setelah Pakuwon Mall beserta PTC (Pakuwon Trade Center) di Surabaya, sekaligus plaza yang paling populer di masyarakat Kota Surabaya.

Tunjungan Plaza Surabaya(Shutterstock)

Mal ini didirikan pada tahun 1986, dan terakhir dibuka Tunjungan Plaza VI pada 2017.

Tunjungan Plaza terletak di Surabaya Pusat tepatnya di Jl. Jend. Basuki Rahmat dan mengarah hingga ke Jl. Embong Malang.

Advertisement

Pusat perbelanjaan ini mempunyai 6 bangunan utama yang saling berhubungan (Tunjungan Plaza 1-6).

Tunjungan Plaza berada di bawah naungan PT. Pakuwon Jati Tbk yang juga membangun Pakuwon Trade Center dan Pakuwon Mall di wilayah permukiman Pakuwon Indah, Surabaya Barat, Royal Plaza di Surabaya Selatan, serta Pakuwon City Mall, Food Festival dan Pakuwon Town Square di Surabaya Timur, tepatnya di kawasan permukiman Pakuwon City (sebelumnya Laguna).

Tunjungan Plaza merupakan family mall yang berkonsep untuk menyediakan seluruh kebutuhan keluarga dalam satu tempat.

Wah, semoga tidak ada insiden seperti ini lagi ya. (Hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.