Info Bisnis

LPJK Banten Targetkan Tiga Ribu Tenaga Kerja Bersertifikat  

BISNISBANTEN. COM — Ketua Unit Sertifikasi Tenaga Kerja (USTK) LPJK Banten Doni Muhammad Rohmat menargetkan sebanyak tiga ribu tenaga kerja di Provinsi Banten tersertifikasi.

“Tahun ini, naik seribu dari tahun lalu, dibandingkan tahun lalu yang hanya dua ribu tenaga kerja,” katanya, Sabtu (19/5).

Provinsi yang termasuk dalam project nasional RI tersebut, kata Doni memiliki jumlah tenaga kerja yang tidak sedikit, dan masih belum dapat tergarap oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Banten.

Advertisement

“Dengan jumlah pekerja yang sangat banyak di Banten, saya rasa target 3.000 tenaga kerja itu belum cukup, mengingat saat ini dampak MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) sudah mulai menggeliat,” ujarnya.

Berdasarkan data yang diperoleh, hingga Mei 2018 sebanyak 1700 tenaga terampil dan 600 tenaga ahli di Banten sudah tersertifikasi oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Banten.

“Untuk menggenjot target yang ditetapkan, kami telah melakukan beberapa strategi diantaranya Uji On Site (Observasi),” ucapnya.

Seperti yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Undang-Undang No 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi, mewajibkan setiap tenaga kerja konstruksi memiliki sertifikat kompetensi kerja.

Advertisement

“Untuk di Banten, saya rasa sudah cukup baik. Namun, angka tertinggi untuk tenaga kerja yang sudah tersertifikasi yaitu di wilayah Tangerang yang meliputi Kota dan Kabupaten Tangerang yakni sebesar 45 persen, diikuti Kota Cilegon yang merupakan sektor industri 25 persen,  Kota Serang 15 persen, Lebak 10 persen dan kab Pandeglang 5 persen,” paparnya. (GAG/NUA)

Advertisement
LANJUT BACA