Travel

Libur Bersama Dikurangi, PHRI Ikut Keputusan Pemerintah

BISNISBANTEN.COM — Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menghormati keputusan pemerintah yang mengurangi jumlah liburan akhir tahun 2020. Ini diungkapkan Ketua PHRI Provinsi Banten Achmad Sari Alam saat dihubungi via telepon selularnya.

Ia menghimbau, manajemen hotel untuk bersabar dan menanti beberapa bulan kedepan menunggu vaksin ada. Sementara para wisatawan bisa menahan diri untuk tidak berwisata karena beberapa bulan akan datang bisa berwisata sesuai dengan instruksi pemerintah. “Ini harus ditaati sebagai warga negara yang patuh. Semoga covid19 bisa hilang di negara kita sehingga wisatawan luar negeri atau dalam negeri dan bisa berwisata dng senang dan aman,” katanya.

Ia berharap, pandemi covid-19, bisa berakhir dan pariwisata bisa bergerak cepat khususnya di Provinsi Banten.

Ketua PHRI Kabupaten Pandeglang Widi Widiasasmanto mengungkapkan, perinsipnya PHRI dan hotel mengikuti keputusan pemerintah. Memang tingkat hunian hotel terutama hotel resort akan mendapat kunjungan wisatawan cukup tinggi di long weekend. Ini terbukti pada saat long weekend oktober lalu seperti resort Tanjung Lesung okupansi bisa mencapai 90 persen. “Periode akhir tahun sebetulnya tanpa di tambah libur panjang pun biasanya kami di sepuluh hari terakhir sudah cukup ramai,” katanya.

Menurutnya, pengurangan jumlah libur ini bisa digeser pemerintah ke awal tahun depan Januari akhir atau Februai awal. Ini tentu akan membantu industri pariwisata. Kondisi libur panjang maupun libur biasa, manajemen hotel siap terima tamu dengan mencoba menerapkan new normal. Ini akan memberikan rasa aman nyaman ke wisatawan semoga sehat dan bisnis tetap tumbuh.


General Manager Aston Anyer Beach Hotel Doddy Faturahman mengungkapkan, pengurangan jumlah libur ini pasti memberikan pengaruh pada okupansi karena memang saat momen liburan adalah salah satu kesempatan untuk panen occupancy untuk hotel. “Pengaruh ini untuk hotel resort, tetapi kalau hotel city tidak akan banyak pengaruh. Walaupun ini tidak sepenuhnya benar,” katanya. (susi)

Advertisement
LANJUT BACA

Susi Kurniawati

Wartawan bisnisbanten.com