Keuangan

Kepala OJK Paparkan Pentingnya Edukasi Literasi dan Inklusi Keuangan Kepada Anak Sejak Dini

BISNISBANTEN.COM — Upaya peningkatan literasi keuangan sangat penting untuk diajarkan kepada anak sejak dini. Agar ketika anak sudah memasuki usia remaja atau dewasa, bisa membentuk perilaku dan kebiasaan tentang keuangan.

Apalagi dengan perkembangan teknologi digital sekarang, transaksi keuangan dapat dilakukan kapanpun dan di manapun menggunakan mobile online transaction melalui satu genggam handphone. Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 1 DKI Jakarta dan Banten, Roberto Akyuwen dalam acara OJK Mengajar yang berlangsung di Universitas Kristen Indonesia beberapa waktu lalu.

Menurut Roberto Akyuwen, kelompok pelajar memiliki potensi yang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Advertisement

“Berdasarkan hasil survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilakukan oleh BPS tahun 2021, jumlah pemuda Indonesia yaitu sebanyak 64,92 juta jiwa atau hampir seperempat dari total penduduk di Indonesia (23,90) persen,” tuturnya.

Melihat pentingnya peran pemuda dalam pembangunan ekonomi dan keuangan tersebut, OJK mengkategorikan mahasiswa dan pelajar sebagai salah satu dari 10 sasaran prioritas yang tertuang di dalam Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) tahun 2021-2025, yang telah diluncurkan OJK pada bulan Desember 2021 lalu.

SNLKI tersebut disusun berdasarkan tiga pilar, yaitu cakap keuangan, sikap dan perilaku keuangan yang bijak, serta akses keuangan.

Selanjutnya pada awal Januari sampai dengan 31 Desember 2022, kantor OJK Regional 1 DKI Jakarta dan Banten telah menyelenggarakan kegiatan edukasi dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Dalam kegiatan tersebut, ada 39 kegiatan dengan peserta yang di edukasi sebanyak 6.823 orang, di mana 2.263 orang dari kalangan pelajar dan mahasiswa atau sebanyak 33,17 persen.

“Artinya kami dari KR01 berkomitmen bahwa prioritas kegiatan edukasi ditujukan pada generasi muda untuk membentuk budaya melek keuangan sejak dini,” papar Roberto Akyuwen. (susi)

Advertisement
bisnisbanten.com