Perbankan

Kenalkan Kuliner Banten, BI Sajikan 1.800 Kue Jojorong dan Pecahkan Rekor MURI

BISNISBANTEN.COM — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten terus berkomitmen untuk  mengembangkan kuliner khas Banten, salah satunya kue jojorong. Dalam Karya Kreatif Banten 2022, BI sengaja menampilkan kue tersebut dengan berbentuk Menara Banten setinggi dua meter. Jumlah kue jojorong yang disajikan mencapai 1.800 buah.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Imaduddin Sahabat mengungkapkan, kue jojorong ini sengaja diperkenalkan agar semakin banyak masyarakat yang mengenalnya. Selain itu, kuliner ini tidak ada di daerah lain, meskipun ada bentuk dan rasanya berbeda.
“Kue ini khas karena ada gula aren dan tidak ada di daerah. Kalau ada klaim, kue di Banten ini ada duluan,” katanya.

Dengan jumlah kue jojorong terbanyak, BI Banten berhasil memecahkan rekor MURI dan piagam penghargaan langsung diserahkan oleh pihak MURI dan diterima oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Imaduddin Sahabat. Dalam kesempatan ini hadir pula Inces Nabati, Tokoh Perempuan Banten Siti Ma’rifah Maaruf Amin, dan President of Indonesia Pastry Allienct Rahmat Kusnedi.

Advertisement

Ia menambahkan, kebetulan putri sulung Wapres RI Maa’ruf Amin sangat konsen dengan Banten dan suka menggelilingi daerah ini.
“Kata beliau, kuliner Banten sama kualitasnya dengan daerah lain, cuma belum ada yang mengangkatnya baik dari nama dan kualitasnya. Untuk itu, BI menggundang chef dan food blogger untuk mengomentari kuliner khas Banten,” katanya.

Ia berharap, masyarakat bisa ikut terus menyebarluaskan kuliner khas Banten sehingga bisa tertarik datang ke Banten untuk menghabiskan waktunya dengan berwisata. “Wisatawan khususnya dari Jakarta bisa berkunjung ke Banten dan berbelanja sekaligus mencicipi kulinernya. Dengan begini, harapannya bisa membantu ekonomi daerah,” katanya.

Kue Jojorong yang memecahkan rekor MURI tersebut dibuat oleh pengusaha kulienr asalah Lebak, Rubiana. Ia mengungkapkan, kini Jojorong semakin dikenal oleh masyarakat dan sekarang produksinya setiap hari.

Advertisement

“Dulu kue ini dibuat kalau ada yang hajatan saja, tetapi sekarang setiap hari ada yang pesan. Jadi setiap hari banyak yang konsumsi,” katanya.

President of Indonesia Pastry Allienct Rahmat Kusnedi mengajak masyarakat untuk memperkenalkan kuliner daerah dan berpartipasi untuk ikut mengangkat para UMKM.


“Kuliner ini sebagai identitas bangsa yang perlu dikembangkan,” katanya.

Tokoh Perempuan Banten Siti Ma’rifah Maaruf Amin mengucapkan selamat kepada BI Banten atas komitmennya dalam mengembangkan kuliner daerah.
Jojorong sebagai kekayaan kuliner Indoensia dan perlu terus dukungan pemerintah agar bisa membantu UMKM mengangkat kuliner ini.

“Kepada UMKM, tampilan dan rasa kulinernya dijaga agar menarik saat penyajiannya sehingga bisa dinikmati.

Food Blogger Inces Nabati mengungkapkan, kedepan bukan hanya Jojorong yang mengharumkan nama Banten, tetapi juga nama Indonesia.
“Terima kasih kepada BI yang sudah memperkenalkan kue khas Banten ini dan ayo perkenalkan Jojorong,” katanya. (susi)

Advertisement
LANJUT BACA

Susi Kurniawati

Wartawan bisnisbanten.com