Kemensos Melalui Sentra Galih Pakuan Salurkan Bantuan Komprehensif bagi Keluarga Siswa Sekolah Rakyat di Kota Serang

BISNISBANTEN.COM – Kementerian Sosial RI melalui Sentra Galih Pakuan Bogor menyalurkan bantuan asistensi rehabilitasi sosial bagi puluhan keluarga siswa Sekolah Rakyat (SR) di Kota Serang. Penyerahan bantuan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Serang, jajaran Asda, serta Plt Sekertaris Dinas Sosial, Rabu (25/02/26).
Kepala Sentra Galih Pakuan Bogor, Dian Wulansari, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menangani kemiskinan ekstrem melalui pendekatan yang komprehensif.
“Program Sekolah Rakyat dari Kementerian Sosial ini harus komprehensif. Anaknya kita sekolahkan, keluarganya kita bantu, bahkan nanti ada program perbaikan rumah. Kami ingin memastikan anak-anak ini tetap sekolah dan tidak putus di tengah jalan,” ujar Dian.
Dian menjelaskan bahwa untuk tahap ini, bantuan diberikan kepada 48 Kepala Keluarga (KK) dari total 96 siswa yang ada. Setiap keluarga menerima 12 item kebutuhan rumah tangga yang terdiri dari kasur, bantal, sprei, dan selimut, lemari pakaian, rak piring, dan karpet.nPeralatan dapur seperti Magic Com, kompor gas, tabung gas melon, hingga selang regulator.
“Bantuan ini tidak asal kasih, tapi berdasarkan hasil asesmen teman-teman pendamping PKH di lapangan. Kami ingin bantuan ini benar-benar menyentuh kebutuhan dasar mereka di rumah,” tambahnya.
Selain bantuan pemenuhan hidup layak, Sentra Galih Pakuan juga tengah menyiapkan bantuan tahap kedua berupa stimulan kewirausahaan bagi 36 orang tua siswa yang sudah memiliki embrio usaha. Langkah ini diambil agar keluarga penerima manfaat bisa mandiri secara ekonomi di masa depan.
“Tujuannya agar ke depan keluarga mereka lebih berdaya. Insya Allah, untuk bantuan kewirausahaan bagi 36 orang ini akan kami salurkan setelah Idul Fitri bekerja sama dengan Kantor Pos,” jelas Dian.
Dalam kesempatan tersebut, Dian juga mengapresiasi peran pendamping PKH yang telah mengawal proses sejak rekrutmen siswa hingga saat ini. Ia juga meminta dukungan dari Pemerintah Kota Serang agar terus memotivasi orang tua siswa.
“Kami memohon dukungan Pak Walikota untuk memberikan support kepada orang tua agar terus mendukung anak-anaknya bersekolah. Jangan sampai baru kelas dua sudah minta pulang karena tidak betah. Peran orang tua sangat krusial di sini,” tambahnya.
Plt. Sekretaris Dinas Sosial Kota Serang, Fatiah, menjelaskan bahwa total anggaran bantuan yang disalurkan mencapai Rp144 juta. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut seluruhnya berbentuk barang, bukan uang tunai.
“Total anggarannya Rp144 juta untuk 48 orang tua siswa. Semuanya berupa perlengkapan langsung dari Galih Sentra Pakuan. Ada kasur, kompor, Magicom, tabung gas, selang regulator, hingga rak,” ujar Fatiah.
Terkait adanya siswa yang mengundurkan diri (saat ini tercatat 96 siswa dari semula 100), Fatiah menyatakan Pemkot Serang terus berupaya memberikan fasilitas terbaik agar anak-anak betah bersekolah.
Walikota Serang Budi Rustandi menegaskan, bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata perhatian Presiden untuk memastikan anak-anak dari keluarga tidak mampu mendapatkan akses pendidikan yang layak.
“Bantuan ini bukan hanya untuk anaknya agar bisa sekolah, tapi juga fasilitas untuk orang tuanya seperti kompor dan ranjang. Ini semangat Bapak Presiden agar anak-anak di Indonesia, khususnya di Kota Serang, bisa sekolah dengan layak,” ujar Budi.
Guna memperkuat fasilitas pendidikan bagi warga miskin, Pemkot Serang kini tengah berjuang menyiapkan lahan untuk pembangunan gedung Sekolah Rakyat yang permanen. Walikota mengungkapkan bahwa lokasi yang diusulkan berada di wilayah Taktakan.
“Kita sedang diskusikan usulan ke Kemensos. Lahannya di Taktakan, statusnya Tanah Negara (TN). Luasnya diharapkan mencukupi, bahkan bisa mencapai 10 hingga 15 hektar untuk fasilitas lengkap,” pungkasnya.(siska)









