Kejar Target PBB 2026, Bapenda Kota Serang Gencarkan Program “Ketok Pintu”

BISNISBANTEN.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang melakukan langkah proaktif guna mengoptimalkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di tahun 2026.
Melalui inovasi program “Ketok Pintu”, Bapenda turun langsung ke lapangan untuk memastikan distribusi Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) sampai ke tangan masyarakat tepat waktu.
Kepala Bapenda Kota Serang, Hari W. Pamungkas, menjelaskan bahwa program ini difokuskan pada monitoring dan pengawasan distribusi SPPT Buku 1 hingga Buku 3 yang menjadi tanggung jawab pihak Kecamatan dan Kelurahan.
“Kami memonitor dan memberikan guidance terkait proses distribusi SPPT kepada warga di masing-masing wilayah. Sejak dibagikan pada 2 Februari lalu, alhamdulillah distribusinya sudah hampir mencapai setengahnya,” ujar Hari, dikutip pada Senin (09/03/26).
Program ini tidak hanya sekadar mengawasi distribusi, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan penyelesaian masalah perpajakan secara instan.
Hari mengungkapkan, tim Bapenda langsung mengeksekusi kendala yang ditemui di lapangan, seperti SPPT induk yang tidak terbit, sinkronisasi data pembayaran yang belum tercatat di sistem, updating data objek pajak secara langsung.
“Masyarakat merasa terbantu karena bisa langsung mendapatkan penjelasan. Jika ada masalah pada SPPT-nya, langsung kami proses di tempat,” tambahnya.
Dalam sosialisasi di wilayah Kecamatan Taktakan, warga sempat mengusulkan adanya pos pembayaran permanen di lingkungan mereka. Menanggapi hal tersebut, Hari menjelaskan bahwa Bapenda telah menyediakan layanan Mobil Pajak Keliling (Carling) yang memiliki jadwal rutin di setiap perumahan.
“Warga ingin tempat permanen, namun kami menawarkan solusi yang lebih fleksibel melalui mobil Carling yang bisa bergerak mobile ke berbagai titik sesuai jadwal yang telah ditentukan,” jelasnya.
Terkait capaian target, Hari optimis dapat memenuhi target Triwulan I (TW 1). Dari target tahunan sebesar Rp51 miliar, Bapenda mematok target Rp6,12 miliar untuk TW 1. Saat ini, realisasi telah mencapai angka Rp4,5 miliar.
“Posisi sekarang sudah di angka 19 hingga 20 persen dari target tahunan. Untuk TW 1, tinggal sedikit lagi dari target Rp6,12 miliar. Kami kejar terus hingga akhir Maret ini,” tegas Hari.
Bapenda Kota Serang juga telah membuka berbagai kanal pembayaran modern untuk memudahkan wajib pajak. Saat ini, masyarakat dapat membayar PBB melalui e-Commerce & dompet digital seperti Tokopedia, Bukalapak, OVO, dan Dana, bisa juga melalui toko retail, minimarket seperti Dandan. Selain itu juga. Isa melalui Perbankan seperti Bank BJB, Bank Banten, serta jaringan Himbara (BNI, BRI, BTN, Mandiri) dan BCA.
“Semua kanal modern channel sudah terbuka. Seharusnya sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak membayar pajak karena aksesnya sudah sangat mudah dan dekat,” tutupnya.(siska)









