Info Travel

Kampoeng Nelayan Tanjung Lesung, Foodcourt, Kafe, Dermaga yang Menyatu dengan Debur Ombak

BISNISBANTENCOM – Tanjung Lesung, Pandeglang, seakan tak pernah gagal untuk membuat tamu-tamunya berdecak kagum memandangi lautan dan menikmati debur pantai. Salah satunya Kampoeng Nelayan Cottage and Resto yang ada di Cipanon, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten ini.

Sejatinya ini adalah penginapan. Terletak di pinggir jalan menuju kawasan Tanjung Lesung. Tak heran jika lebih dikenal dengan Kampoeng Nelayan Cottage & Resto Tanjung Lesung.

Namun di sini tidak hanya penginapan. Banyak toko berjejer. Mulai dari toko suvenir, kedai kopi, sampai kedai camilan. Jika beruntung, saat sore di akhir pekan ada live music.

Advertisement

Tempat-tempat duduk disiapkan dengan berbagai konsep. Ada yang khusus untuk berdua, berempat, bahkan berombongan. Kesemuanya disetting menghadap pantai.

Jangan tanya suasana pantainya seperti apa. Laut biru dengan deburan ombaknya mendamaikan. Terlebih saat menjelang senja.

Di sini ada dermaga yang menjadi tempat bersandar perahu-perahu kayu. Baik saat hari biasa maupun akhir pekan, perahu-perahu ini mengantarkan para pelancong menuju Pulau Liwungan.

Advertisement

Bagi pengunjung yang hanya ingin menjadikan tempat ini tongkrongan sambil bercengkerama dengan teman satu geng, bakso, empek-empek, mi rebus bisa dipesan di sini sebagai makanan yang disantap. Namun jika datang bersama keluarga, bisa menyantap aneka menu seafood yang disiapkan pihak resto Kampoeng Nelayan.

Tiket masuk sekaligus tiket parkir di sini, untuk motor yakni Rp5 ribu. Biasanya penjaga parkir akan bertanya, apakah akan menyeberang ke Pulau Liwungan atau hanya duduk santai di bangku-bangku yang disediakan.

Di sini tersedia musola juga toilet. Bahkan pihak pengelola memperbolehkan toilet dipakai sebagai tempat mandi dan bilas untuk pengunjung yang baru snorekeling di area Pulau Liwungan.

Cottage anda Resto

Kampoeng Nelayan Cottage menyajikan pemandangan dan suasana laut yang menyenangkan. Kampoeng Nelayan juga menyediakan fasilitas trip memancing, snorkeling atau diving dengan mengunjungi Pulau Liwungan yang eksotis.

Fasilitas yang dimiliki Kampoeng Nelayan Cottage & Resto berupa villa dengan kualiltas bagus standard hotel. Fasilitas berupa AC, Flat TV berlayar besar, DVD beserta home theatre set disediakan di sini. Tiap villa seperti cottage private dengan balkon atau teras sendiri.

Mulai dari unit vila dengan satu kamar berkapasitas lima orang hingga unit vila dua atau tiga kamar dengan kapasitas 15 orang.

Untuk Bintang Laut misalnya berisi dua kamar tidur untuk kapasitas 15 orang. Vila Pondok Duyung berisi tiga kamar tidur kapasitas untuk 12 orang. Pondok Kerapu 1 dan 2 terdiri dari dua kamar tidur kapasitas 10 orang. Pondok Kerapu 3 berisi satu kamar tidur kapasitas enam orang. Ada lagi Pondok Ketapang dengan kamar tidur kapasitas lima orang, Pondok Jati berisi dua kamar tidur kapasitas delapan orang, dan Rangon berisi kamar tidur kapasitas lima orang.

Kampoeng Nelayan Resto menyajikan hidangan hasil laut yang segar dari tangkapan serta budidaya nelayan setempat seperti kue, kerapu, kakap, cumi, kepiting, udang, lobster yang sangat segar baik kondisi mati maupun hidup. Karena mendapatkan ikan langsung dari nelayan, harga pun jadi terjangkau. Di daerah ini terdapat puluhan bagan ikan.

Seperti diulas sebelumnya, lokasi resto di sisi pantai memberikan kenikmatan tersendiri saat menyantap hidangan laut.

Untuk menuju lokasi ini, jika dari arah Jakarta, bisa mengambil jalur rute tol Tangerang-Merak, keluar pintu tol Serang Timur.

Sesampai di kota Serang, perjalanan dilanjutkan menuju Pandeglang serta Labuan dan berakhir di pantai Tanjung Lesung. Jika menggunakan bus, bisa mencari bus ke Labuan seperti Asli atau Murni.

Bagaimana? Tertarik menghabiskan akhir pelan di Kampoeng Nelayan ini? (hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.