Banten24

Inovasi Pendidikan: Sekolah Rakyat Serang Terapkan Kurikulum “MEME” Multi-Entry, Multi-Exit

BISNISBANTEN.COM – Sekolah Rakyat (SR) Serang mulai memperkenalkan inovasi dalam sistem pembelajarannya melalui penerapan Kurikulum MEME (Multi-Entry, Multi-Exit). Kurikulum yang khusus dikembangkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas tinggi dan berpusat pada perkembangan individual siswa.

Wakil Kepala Kurikulum SR Serang, Annisa Karmila, menjelaskan bahwa konsep utama Kurikulum MEME adalah sistem Multi-Entry, di mana siswa dari berbagai tingkat kelas dapat belajar dalam satu ruangan.

“Di dalam kelas itu yang masuk siapa saja. Contohnya, ada siswa kelas satu dan kelas dua dalam ruangan yang sama. Mereka tentu punya materi yang berbeda,” ujar Annisa, dikitip pada Sabtu (15/11/25).

Advertisement

Untuk menjaga efektivitas, SR Serang menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi. Strategi yang diterapkan saat ini, mengingat sekolah masih dalam tahap merintis, adalah Guru mengajarkan materi untuk kelas yang lebih kecil (misalnya Kelas 1) terlebih dahulu. Siswa kelas lain (misalnya Kelas 2) diberikan lembar kerja sambil menunggu giliran penjelasan. Setelah selesai, guru beralih memberikan penjelasan untuk kelas selanjutnya.

“Sejauh ini, setelah sebulan berjalan, metode ini masih efektif. Tantangan kami sebagai guru adalah bagaimana memberikan treatment atau pembelajaran yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan anak dalam satu kelas, karena ada yang sudah bisa baca, ada yang belum, ada yang sudah bisa perkalian, ada yang belum,” tambah Annisa.

Kurikulum MEME dikembangkan secara eksklusif oleh Kemensos untuk Sekolah Rakyat. Selain fleksibilitas Multi-Entry, kurikulum ini juga membawa konsep Multi-Exit.

“Kurikulum MEME lebih mengutamakan kemampuan siswa. Kalau anak itu kemampuannya sudah siap, ia bisa pindah ke jenjang yang lebih tinggi tanpa harus menunggu lama,” jelas Annisa.

Menurut Annisa, jenjang Sekolah Rakyat yang dibuka oleh Kemensos setara dengan sekolah umum.

“Sama seperti sekolah-sekolah umum, kalau misalkan Kemenag itu ada MI, MTS, MA, di Kemendikdasmen itu ada SD, SMP, SMA. Nah, kalau kemensos tu membuka sekolah rakyat, namanya SRD, SRMP, SRMA, seperti itu sih,” terangnya.

Meskipun mengusung kurikulum yang fleksibel, SR Serang tetap mengikuti standar penilaian umum. Sekolah Rakyat memiliki sistem rapor sendiri yang saat ini tengah disusun.

“Kami tetap melaksanakan Ulangan Tengah Semester dan Ulangan Akhir Semester,” katanya.

Hal ini dilakukan karena output dari siswa SR tidak hanya berhenti di sekolah rakyat. Lulusan SR diharapkan dapat melanjutkan ke pendidikan tingkat lanjut, seperti kuliah dari jenjang SRMA.

“Kami tidak menutup diri dari pendidikan yang lain. Kami tetap menyamakan kurikulum yang dibutuhkan oleh pendidikan tingkat lanjut, walaupun kita adalah Sekolah Rakyat,” tutup Annisa.

Untuk diketahui, Kurikulum MEME adalah Kurikulum Multi-Entry, Multi-Exit, yang dirancang untuk Sekolah Rakyat (SR) agar lebih fleksibel. Siswa dapat masuk dan keluar kapan saja (bergelombang), belajar sesuai kecepatan mereka, dan dapat lulus lebih cepat jika memungkinkan.

Kurikulum ini juga disebut tailor-made atau tayormid, yang berarti disesuaikan secara khusus dengan kebutuhan lokal dan tidak sama persis dengan kurikulum sekolah formal.

Prinsip utama kurikulum MEME

Fleksibilitas: Siswa dapat memilih metode dan waktu belajar sesuai kebutuhan dan gaya belajar masing-masing.

Multi-entry dan multi-exit: Memungkinkan siswa untuk masuk secara bergelombang dan tidak harus mengikuti tahun ajaran yang sama.

Tailor-made: Kurikulumnya disesuaikan khusus untuk mencapai target program tertentu, berbeda dari kurikulum sekolah formal.

Modular: Pembelajaran dibagi dalam modul-modul kecil yang berdiri sendiri dengan capaian belajar khusus.

Pengakuan capaian pembelajaran: Hasil belajar murid diakui dan dapat diakumulasi, kemudian dituangkan dalam sertifikat atau ijazah.
Kontekstual dan relevan: Materi pembelajaran dirancang agar sesuai dengan kebutuhan lokal dan pengalaman nyata murid. (Siska)

Advertisement
bisnisbanten.com