Banten24

Hadir di Serang, Ini Perbedaan Air Minum Biru dengan Air Isi Ulang Lain

BISNISBANTEN.COM — Lebih dari sebulan lalu Air Minum hadir di Lopang, Kota Serang. Keberadaan franchise air isi ulang ini terlihat mencolok.

Dibandingkan depo air minum isi ulang yang sudah ada sebelumnya, Biru terlihat dikelola lebih profesional. Tempat yang lebih luas, lokasi parkir yang lega, serta seragam karyawan ditambah lagi beragam promo saat opening, menjadikan Biru menjadi perhatian saat bulan pertama buka.

Tidak hanya di Jalan Raya Banten Lama, Lopang, Kota Serang, Biru tersebar lebih di 333 lokasi di 28 kota di Indonesia dengan torehan total produksi air minum isi ulang yang menyentuh 3,3 miliar liter. Di bawah PT Biru Semesta Abadi, brand waralaba dengan nama Depo Air Minum Biru ini tetap kokoh berdiri sejak 2002. Selama 16 tahun bergelut di bisnis waralaba air minum isi ulang, Biru membuktikan diri terus melejit pertumbuhan bisnisnya.

Advertisement

Pada salah satu wawancara, sang owner, Yantje Wongso menjelaskan, pertumbuhan franchise Biru didorong oleh tiga faktor pasar yang kuat.

“Air minum sebagai kebutuhan utama sehari-hari, kualitas terbaik setara air minum pabrikan, dan harga yang paling murah untuk tingkat kualitas terbaik tersebut. Usaha BIRU adalah usaha yang berjangka panjang atau selamanya karena ketiga faktor pasar tersebut bersifat jangka panjang,” papar Yantje.

Sekadar tahu, Biru memiliki format franchise yang teruji aman dan saling menguntungkan. Hal ini ditunjukkan oleh data jumlah franchisee yang mempunyai lebih dari satu gerai adalah lebih dari 29,6 % dari keseluruhan franchisee yang mencapai 152 orang. Juga sampai saat ini, selama 16 tahun berjalan, belum ada franchisee Biru yang merugi dalam menjalankan usaha franchise Biru.

Advertisement

Pada 2019, franchise Biru mencanangkan rencana percepatan pertumbuhan jumlah gerai. Dalam rencana tersebut, jumlah gerai Biru diproyeksikan tumbuh mencapai 2.500 lokasi di 2028.

Konsep bisnis Biru adalah owner operating. Sehingga, franchisee terlibat aktif dalam mengelola gerai Biru. Walau demikian waktu yang diperlukan untuk mengelola usaha sangat sedikit, satu jam per hari saja cukup pada saat operasional gerai sudah stabil. Hal ini dimungkinkan karena kesederhanaan sistem dan produk usaha Biru.

Sejarah usaha ini berawal pada 2002 dengan satu gerai Biru milik sendiri di Kota Surabaya, dan pilot project franchise Biru di 2003 di Kota Jakarta. Dan setelah merealisasikan tujuh gerai Biru yang telah terbukti sukses, franchise depo air minum Biru ditawarkan kepada publik secara resmi pada Oktober-November 2006 dibawah bendera PT. Biru Semesta Abadi sebagai organisasi pemberi waralaba.

Mengusung Visi Biru yaitu “Tumbuh Memimpin Pasar Air Minum Isi Ulang Melalui Penerapan Prinsip-prinsip Bisnis dan Kemanusiaan yang Benar”, franchise Biru melakukan langkah monumental sebagai yang pertama menawarkan format franchise di usaha depo air minum di Indonesia (Rekor Muri 2007).

Dengan mengedepankan keunggulannya dalam penguasaan 100%-Teknologi-Ozon yang otentik (Rekor Muri 2007) yang menjamin kualitas teknis dari air minum produksinya, dan disertai bukti-bukti keberhasilan usaha yang nyata, franchise Biru terus tumbuh berkembang. Di bulan Agustus 2020, jaringan waralaba Biru berhasil menembus batas bench-mark 500 gerai Biru, yang tersebar di 9 propinsi dan 36 kota di Indonesia, ditambah satu gerai riset dan pengembangan di kota Sacramento, California – Amerika Serikat.

Di 2019, franchise Biru mencanangkan program 10-Tahun-Percepatan-Pertumbuhan pengembangan jaringan Depo Air Minum Biru untuk mencapai target 2500 Gerai Biru di tahun 2028. Program percepatan pertumbuhan ini ditujukan untuk membangun momentum percepatan sukses bagi semua Penerima Waralaba Biru. Diharapkan melalui percepatan sukses tersebut, Penerima Waralaba Biru dapat menikmati sukses yang lebih awal dan menikmatinya dalam kurun waktu yang lebih lama selama hidupnya.

Program percepatan pertumbuhan ini mendapatkan tantangan nyata di semester pertama di 2020, yaitu dengan terjadinya pandemi Covid-19 yang berkepanjangan. Menjelang semester kedua pada 2020, geliat percepatan pertumbuhan Biru semakin menguat dan nyata. Hal ini menunjukkan usaha Depo Air Minum Biru adalah usaha yang Anti-Krisis, yaitu usaha yang dapat bertahan terhadap krisis yang melanda.

Bagaimana, jadi cukup paham kan tentang franchise ini? Atau malah ikut tertarik membuka usaha ini? (hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.