Ekonomi

Gubernur Banten Andra Soni Paparkan Pertumbuhan Ekonomi Banten Capai 5,37 Persen

BISNISBANTEN.COM  Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan media dalam mendorong pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan bersama Kelompok Kerja Wartawan Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (Ekbispar) Banten, yang juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memperkuat semangat bersama dalam mengembangkan potensi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Banten Andra Soni juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang telah diraih Provinsi Banten dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, pertumbuhan ekonomi daerah pada tahun 2025 tercatat mencapai 5,37 persen.

Selain itu, realisasi investasi di Provinsi Banten sepanjang tahun 2025 juga menunjukkan angka yang cukup signifikan. Tercatat investasi yang masuk mencapai Rp130,2 triliun. Menurut Andra Soni, capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa iklim investasi dan perekonomian di Provinsi Banten terus menunjukkan tren positif.

Advertisement

Ia menilai, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam mendorong pembangunan daerah. Meski diakui masih terdapat sejumlah daerah yang memiliki kemampuan fiskal terbatas, pemerintah provinsi tetap berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi guna mempercepat pemerataan pembangunan.

“Yang penting kolaborasi kita kuat dan kerja sama kita semakin erat,” ujar Andra Soni. Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Banten yang terus berupaya memperkuat kepercayaan pemerintah daerah maupun masyarakat terhadap perbankan daerah. Ia berharap Bank Banten dapat menjadi salah satu motor penggerak dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten.

Tidak hanya berbicara mengenai pembangunan saat ini, Andra Soni juga menyinggung sejarah perjuangan Banten pada masa revolusi kemerdekaan. Ia menceritakan bagaimana Provinsi Banten pernah menerbitkan Oeang Republik Indonesia Daerah (ORID) Banten sebagai bentuk kontribusi daerah dalam mempertahankan eksistensi Republik Indonesia saat masa agresi militer.

Menurutnya, semangat kemandirian yang ditunjukkan masyarakat Banten pada masa tersebut harus terus dijadikan inspirasi dalam membangun perekonomian daerah saat ini. “Seberat apa pun permasalahan pasti ada jalan keluarnya,” tegasnya. Ia pun optimistis bahwa dengan semangat kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta dukungan media, Provinsi Banten dapat terus bergerak menuju pembangunan yang lebih maju, adil, dan merata.

(Sarah)

Advertisement
bisnisbanten.com