Gubernur Andra Soni: Banten Pantas Jadi Tuan Rumah PON, Pembinaan Olahraga Harus Terus Berjalani

BISNISBANTEN.COM — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa pembinaan olahraga harus terus dilakukan secara berkelanjutan karena prestasi di bidang olahraga bersifat dinamis dan terus berkembang. Menurutnya, capaian prestasi yang diraih saat ini tidak boleh membuat semua pihak merasa puas. Sebab, perkembangan kemampuan atlet akan terus meningkat dari waktu ke waktu.
“Prestasi olahraga ini kan dinamis, jadi pembinaan olahraga tidak boleh berhenti. Kita tidak boleh puas dengan prestasi yang kita capai hari ini, karena orang akan terus berusaha lebih baik, lebih baik, dan lebih baik lagi,” kata Andra Soni.
Ia mencontohkan, catatan waktu dalam cabang olahraga lari misalnya akan terus mengalami perkembangan. Waktu yang saat ini dianggap sangat cepat, dalam beberapa tahun ke depan bisa menjadi hal yang biasa. “Misalnya hari ini Anda punya kecepatan 10,20 detik untuk 100 meter, dua tahun lagi 10,20 detik itu sudah menjadi hal yang biasa. Maka proses pembinaan harus terus berjalan,” ujarnya.
Andra Soni juga menyampaikan bahwa apresiasi terhadap prestasi olahraga tidak hanya diberikan kepada atlet, tetapi juga kepada para insan olahraga yang terlibat dalam pembinaan. “Apresiasi itu bukan hanya diberikan kepada atlet saja, tetapi juga kepada insan-insan olahraga dan para pengurus olahraga yang ada di Provinsi Banten,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni juga menyinggung kesiapan Banten untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON). Ia menilai Provinsi Banten memiliki berbagai keunggulan yang membuatnya layak menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional tersebut.
“Bukan ngotot, tapi Banten pantas menjadi tuan rumah PON. Kita punya stadion utama dan lokasinya juga berdekatan langsung dengan Jakarta,” ujarnya. Ia menjelaskan, posisi geografis Banten yang strategis akan memudahkan akses bagi peserta maupun penonton yang datang dari berbagai daerah.
Selain itu, penyelenggaraan PON di Banten dinilai akan memberikan dampak positif, terutama dalam pemerataan pembangunan infrastruktur olahraga di daerah. “Kalau ada event besar pasti ada dampaknya. Salah satunya terkait dengan pembangunan infrastruktur olahraga,” kata Andra Soni.
Ia menambahkan, pengalaman dari beberapa daerah yang pernah menjadi tuan rumah PON menunjukkan bahwa penyelenggaraan ajang tersebut mampu mendorong pembangunan fasilitas olahraga serta meningkatkan prestasi atlet daerah. Karena itu, menurutnya jika PON dapat digelar di Banten, maka hal tersebut juga akan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga serta meningkatkan kualitas sarana olahraga di wilayah tersebut.
(Sarah)









