Banten24

Gong Publishing, Penerbit Asal Banten yang Membantu Siapapun Bisa Punya Buku

BISNISBANTEN.COM — Coba sebut, penerbit asal Banten yang bisa membantu kamu mewujudkan mimpi menjadi penulis dan punya buku sendiri? Kalau circle kamu adalah para pembaca buku atau penulis, nama Gong Publishing dan Rumah Dunia pasti sudah tidak asing lagi.

Ya, Gong Publishing memang lini penerbitan dari Rumah Dunia, taman baca masyarakat yang berada di Ciloang, Kota Serang. Penerbitan yang didirikan penulis legend Balada Si Roy, yakni Gong Publishing ini hadir untuk membantu siapapun terutama orang-orang di Banten untuk menuangkan ide dalam bentuk buku.

Abdul Salam, Presiden Rumah Dunia yang mengelola Gong Publishing bilang, Gong Publishing hadir sejak lama. Pada 2010 penerbitan ini bermetamorfosis dari Lumbung Banten.

Advertisement

“Lumbung Banten kan indie, buku-bukunya tidak diperjualbelikan. Hanya untuk mendokumentasikan naskah penulis dari Banten. Berbeda dengan Gong Publishing,” terang Salam di kafe Rendezvous, Rumah Dunia, Rabu (28/4/2021).

Sejak 2010, Gong Publishing kata Salam, mempublish karya-karya orang Banten keluar Banten. Sebut saja Gilalova series, kumcer yang ditulis anak-anak muda Banten dan Banten Bangkit series, kumpulan artikel tentang Banten. Keduanya menghiasi toko-toko buku Gramedia pada masa itu.

Salam dipercaya mengelola Gong Publishing sejak 2013. Jika melihat dari angka pengajuan buku di Perpusnas sejak 2013-2021, Salam menyebut sudah ada 313 judul buku yang diterbitkan Gong Publishing. Jika dihitung sejak Gong Publishing masih memakai nama Lumbung Banten, sudah sekitar 600-an judul buku.

Meski begitu, kata Salam, Gong Publishing tidak asal menerbitkan buku. Buku yang akan diterbitkan dilihat dari sisi kualitas, walaupun buku-buku tersebut proses produksinya dibiayai penulis. Kalau bagus, naskah bisa diterbitkan menjadi buku, kalau tidak ya tidak bisa dipaksakan terbit. Kecuali jika ada yang sangat ingin diterbitkan, bisa konsultasi dengan tim Gong Publishing untui melalui proses revisi dan sebagainya.

Advertisement

Salam bilang, beberapa waktu lalu juga ada yang datang untuk minta diterbitkan. Guru SMP yang merekomendasikan tulisan muridnya. Tapi karena kualitas tulisannya harus diperbaiki supaya enak dibaca, jadi harus disupervisi dengan tim Gong Publishing.

Nah karena pengerjaannya minta buru-buru mengejar momen perpisahan, bukunya tidak bisa diterbitkan. Salam bilang, dalam setiap karya yang terbit dan menjadi buku, ada reputasi Gong Publishing yang dipertaruhkan.

“Ketika orang membacanya enak, di sini ada nilai plus buat Gong Publishing. Tapi kalau gak enak dibaca, pasti ada yang komentar, ini asal amat nih menerbitkan buku,” lanjut penyair nasional ini.

Gong Publishing tidak hanya menerbitkan buku karya perorangan, melainkan juga karya antologi atau keroyokan. Baik berupa fiksi maupun nonfiksi.

Prosesnya kurang lebih sama dengan buku yang ditulis perorangan. Bedanya, tim Gong Publishing hanya akan berkordinasi dengan satu orang penanggung jawab atau sang kurator. Dan ini sudah dilakukan sejak Gong Publishing hadir pertama kali.

“Untuk proses, karya yang sudah siap maksudnya enak dibaca, dua minggu pun bisa. Tapi kalau untuk naskah yang belum siap, kurang lebih sebulan,” imbuh lulusan Untirta ini.

Hampir setiap tahun Rumah Dunia mengadakan kegiatan World Book, yang berisi antara lain launching dan bedah buku orang-orang Banten dan luar Banten. Salam mengakui, pada momen ini cukup repot karena buku yang ditangani Gong Publishing agak banyak.

“Untuk World Book Day, kami mapping beberapa temen yang diajak untuk menerbitkan buku. Kalau saat seperti ini, bayarnya lebih low dari harga biasa. Karena tujuannya untuk merayakan hari buku sedunia. Harga spesial untuk menerbitkan buku, misalnya dengan Rp1 juta sudah dapat 10 eksemplar buku,” kata Salam lagi.

Pada kegiatan Nyenyore Bulan Ramadan di Rumah Dunia tahun ini, Gong Publishing pun baru menerbitkan buku Rehat Sejenak. Buku kumpulan cerpen 12 penulis dari Forum Lingkar Pena se-Banten ini dilaunching Rabu (28/4/2021) di kafe Rendezvous Rumah Dunia. Pada acara yang digelar pukul 16.00-18.00 WIB menghadirkan Rama S Rahmat selaku penulis dan Sri Ratih Harmanti, Zetizen Icon Pendidikan 2021.

Oh ya, Gong Publishing tidak terbatas untuk orang Banten saja kok. Orang luar Banten pun boleh menerbitkan buku di sini? Cek aja akun Instagram @gong.publishing.

Nah, bagaimana? Naskahmu jangan disimpan di laptop saja. Ayo terbitkan di sini. (hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.