Entertainment

Fans Indonesia Curiga Aktivitas Media Sosial TXT Lebih Sering Berisi Challenge dan Tren Lokal

BISNISBANTEN.COM K-pop boy group Tomorrow X Together (TXT) menjadi bahan pembicaraan di kalangan MOA (fandom TXT) Indonesia setelah beberapa unggahan grup tersebut dipandang memiliki nuansa lokal atau tren yang banyak beredar di Indonesia. Fenomena ini memicu spekulasi oleh sejumlah fans tentang kemungkinan strategi promosi baru dari pihak agensi.

Sorotan publik bermula ketika TXT membagikan sebuah reels yang menggunakan sound viral dari Indonesia, yakni lagu yang populer di kalangan pengguna TikTok dan Instagram. Unggahan ini langsung menjadi topik hangat, karena para penggemar merasa tidak biasa melihat idol K-pop menggunakan sound dengan akar lokal seperti itu.

Dalam unggahan tersebut, TXT menyematkan caption yang mengucapkan terima kasih kepada MOA Indonesia sambil menunjukkan tagar yang relevan. Banyak penggemar kemudian menafsirkan bahwa penggunaan sound lokal dan label khusus tersebut menunjukkan perhatian atau pendekatan yang lebih dekat dengan audiens di Indonesia.

Advertisement

Kecurigaan fans semakin berkembang ketika akun fandom dan halaman penggemar Indonesia ramai berdiskusi tentang meningkatnya frekuensi konten serupa. Beberapa penggemar berspekulasi bahwa hal ini bisa jadi bagian dari strategi promosi jelang aktivitas global TXT yang melibatkan interaksi dengan fans internasional, termasuk kemungkinan tur atau acara khusus di kawasan Asia Tenggara.

Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari BIGHIT MUSIC mengenai alasan di balik penggunaan sound lokal tersebut atau apakah unggahan ini merupakan bagian dari kampanye promosi. Agensi biasanya mengatur konten grup dengan pertimbangan global, jadi perubahan tren unggahan bisa memiliki banyak makna.

Sejumlah fans Indonesia menilai fenomena ini sebagai hal yang positif, karena menunjukkan bahwa TXT mengenali tren yang sedang berlangsung di negara mereka. Ada pula yang menyatakan hal itu bisa memperkuat keterikatan antara grup dan penggemar lokal yang selama ini dikenal sangat aktif.

Di sisi lain, sebagian pendukung lain lebih berhati-hati menilai fenomena tersebut. Mereka mengatakan bahwa tren challenge dan penggunaan sound lokal bisa saja sekadar kebetulan atau hasil pilihan konten kreatif tanpa maksud khusus. Sejauh ini, banyak penggemar Indonesia yang mengingatkan agar tidak berspekulasi berlebihan sampai ada konfirmasi resmi dari agensi.

(Sarah)

Advertisement
bisnisbanten.com