InspirasiYoungpreneur

Eky Syahrudin, Jejak Coil Meninggalkan Jejak Mendalam di Hati Pengguna Vape

Hadir di awal 2020, Jejak Coil mencuri perhatian para pengguna vape. Beralamat di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Jejak Coil memenuhi kebutuhan masyarakat setempat terhadap rokok elektrik yang masih digandrungi ini.

“Jadi Jejak xoil ini adalah coil yang digunakan untuk vape. Bisa dibilang jantungnya rasa liquid pengguna vape itu ada di coil, makannya saya namakan jejak agar meninggalkan jejak rasa bagi penggunanya,” tukas Eky Syahrudin, owner Jejak Coil.

Kaka Ekonomi Kreatif Pandeglang 2017 ini bilang, di sini hanya menjual jejak coil saja dan coil itu sendiri persis seperti kawat bentuknya, cuman bahannya berbeda sehingga aman untuk digunakan.

Advertisement

“Dan saya pun hanya menjual ke kalangan tertentu saja seperti pengguna vape misalnya dan tidak saya jual pada orang yang berusia di bawah 19 tahun,” tutur Zetizen Icon 2017 ini.

Eky bilang, di tempatnya, usaha yang sejenis sudah ada namun bedanya dengan Jejak Coil yaitu harganya yang terjangkau namun kualitasnya mahal.

“Bisa digunakan 2-3 minggu bahkan lebih dan bisa didapat di beberapa toko vapestore yang di Labuan, Serang hingga Ciamis,” tutur remaja yang bekerja di salah satu bank plat merah ini.

Untuk memudahkan konsumen bertransaksi, Jejak Coil bisa dipesan melalui akun Instagram @jejakcoil atau melalui wa 083808305337.

Advertisement

Mengelola usaha ini, lanjut Eky, kendalanya banyak kompetitor yang bermunculan. Solusi menghadapinya adalah dengan meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi dan bisa merangkul dan meyakinkan konsumen tersebut

Sebelum menekuni usaha Jejak Coil, pemilik akun Instagram @Eky_syahrudin12 ini membuka usaha kaos. Namun untuk kaos, kata Eky, sudah dipercayakan kepada rekannya. Ini karena ada beberapa faktor tertentu salah satunya karena pekerjaan.

“Jadi tidak terhandle,” terang lelaki yang tinggal di Kampung Teluk Tengah, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang ini.

Next plan, Duta Earth Hour Serang ini ingin punya toko vapestore sendiri biar lebih mudah juga mempromosikannya.

“Dan ingin lebih dikenal lagi,” pungkas Eky yang aktif di organisasi lingkungan masyarakat dan alam ini. (hilal)

Advertisement

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

bisnisbanten.com