Banten24

Dinkes Banten Raih Juara 3 Kategori Lomba Antar OPD Pemerintah Provinsi Banten

BISNISBANTEN.COM — Dinas Kesehatan Provinsi Banten berhasil meraih juara 3 dalam kategori Lomba Inovasi Daerah antar Organisasi pemerintah Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. Tiga kategori tersebut antara lain terbaik Kategori Tata Kelola Pemerintahan, Kategori Pelayanan Publik, dan Kategori Inovasi Daerah Lainnya.

Penghargaan diberikan secara langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar Kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti. Penganugerahan tersebut disertai penyerahan tropi dan piagam penghargaan lomba kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

Acara berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, Jalan Syeh Nawawi Al Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Jumat 28 Oktober 2022 .

Advertisement

Dalam kesempatan tersebut, Al Muktabar berpesan kepada para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bahwa agenda kerja pembangunan sangat ketat. Pencapaian apa yang menjadi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) OPD harus dipastikan.

“Kita dihadapkan pada kondisi dan isu nasional serta global. Kita merespon dengan kemampuan yang kita punyai,” ungkapnya.

Al Muktabar juga memberikan apresiasi terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Banten atas capaian terbaik nasional pada Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengungkapkan, pihaknya sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di Banten terus melakukan inovasi dalam menjalankan tugas dan fungsi OPD di Bidang Kesehatan.

Advertisement

“Tentu kami bersyukur dengan capaian sejauh ini, namun bukan berarti ini membuat kami berpuas diri. Kami akan tetap memaksimalkan tugas dan fungsi kami khususnya untuk sektor pelayanan kesehatan di Banten,” ujarnya.

Menurut Ati, sejauh ini Dinas Kesehatan Provinsi Banten merespons secara cepat seluruh laporan masyarakat termasuk temuan kondisi permasalahan kesehatan di tengah masyarakat seperti gangguan ginjal akut.

“Intinya semua informasi kami sikapi dengan kerja termasuk mengantisipasi kesehatan pada balita dan anak,” ujar Ati. (ADV)

Advertisement
LANJUT BACA