Hotel

Di Serang juga Ada RedDoorz Loh, Cari Tahu Yuk!

BISNISBANTEN.COM – Bagi yang senang berpergian dan mencari penginapan hemat budget, pasti sudah tidak asing lagi dengan RedDoorz. Nah, bagian yang akan berpergian ke Kota Serang, di sini juga sudah ada beberapa penginapan yang bekerjasama dengan aplikasi RedDoorz loh.

Ada lebih dari lima penginapan di Kota Serang yang sudah bekerjasama dengan RedDoorz saat ini yakni RedDoorz Near Bundaran Ciceri, RedDoorz near Alun Alun Kota Serang, Mitra Grand House Syariah, Koolkost Syariah @Citraland Puri Serang, Bumi Jaya Syariah Serang, dan RedDoorz Sumur Pecung, Kota Serang. Harga sewa per malam mulai Rp152 ribu sampai Rp269 ribuan.

Sekadar tahu, RedDoorz merupakan jaringan penginapan budget online terbesar di Indonesia. Jaringan ini fokus pada perkembangan penginapan dan distribusi penjualan online.

Advertisement

RedDoorz memilih property yang berpotensi bekerja sama langsung dan terikat komitmen. Jaringan ini membantu pemilik properti meningkatkan kualitas penginapan dari segi layanan maupun fasilitas. Fasilitas minimum yang wajib ada di RedDoorz meliputi linen bersih, 24/7 service, water heater, towels, clean toilet, AC, mineral water, dan free Wi-Fi

RedDoorz juga berkomitmen meningkatkan kualitas penginapan permanen untuk memenuhi standar utama produk penginapan serta bertanggung jawab membantu penjualan kamar baik online maupun offline. Termasuk dalam skala besar dengan mengerahkan semua corporate sales program.

Oh ya, pasar RedDoorz tak hanya menjangkau Indonesia, tapi juga Asia Tenggara. Ada lebih dari 1.000 properti RedDoorz yang menyediakan jasa penginapan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Jadi, RedDoorz bukan nama penginapan atau hotel, tapi platform digital berbasis manajemen yang bertugas menghubungkan antara pelancong ke partner penginapan.

Namun tidak semua hotel bisa bekerjasama karena harus memenuhi kriteria. Bahkan, RedDoorz tak segan memutus kontrak kerjasama jika partner penginapan memiliki performa buruk.

RedDoorz didirikan pertama kali di Singapura dan masuk ke Indonesia sebagai market utama pada 2015. Pada 2016 RedDoorz sudah ada di lima kota besar di Indonesia dan properti RedDoorz mengalami pertumbuhan 11x. Setahun kemudian, RedDoorz memiliki 500 penginapan.

Pada 2018 jumlah kamar RedDoorz di seluruh Indonesia berjumlah 10.000. Pada tahun yang sama, RedDoorz juga mulai masuk Filipina dan Vietnam. Dan pada 2019 RedDoorz tumbuh dengan pesat.

Saat ini RedDoorz tersebar di 50 kota seluruh Indonesia dengan lebih dari 1.000 properti dan lebih dari 30.000 kamar. RedDoorz juga mulai mengembangkan sayap bisnisnya di bidang Co-Living.

RedDoorz ini tidak sama dengan online travel agent (OTA) atau jasa hotel aggregator. RedDoorz punya peran mengontrol ketersediaan dan kelengkapan fasilitas yang dimiliki penginapan setiap harinya. RedDoorz didesain selayaknya jaringan hotel dalam bentuk digital (asset light hotel chain). Namun RedDoorz juga menjalin hubungan erat dengan seluruh partner termasuk pemilik penginapan, OTA, serta hotel aggregator.

Membantu penjualan kamar RedDoorz, OTA, dan hotel aggregator menjadi salah satu komponen partnership yang ikut berkembang dan tidak dapat terpisahkan dari kinerja keseluruhan RedDoorz. (Hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.