Banten24

Buka Pekan Paralimpik Kota Serang 2025, Pemkot Serang: Keterbatasan Bukan Halangan untuk Berprestasi

BISNISBANTEN COM – Pemerintah Kota Serang resmi membuka gelaran Pekan Paralimpik Kota (Perparkot) Serang tahun 2025. Ajang ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan ruang setara bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan bakat dan potensi mereka di bidang olahraga.

Ketua Panitia Pelaksana, Ferdi Samsudin, melaporkan bahwa kegiatan tahun ini mengusung tema “Berbudi, Berprestasi, Ora Wedi”. Ia menekankan bahwa semangat utama dari ajang ini adalah keberanian para atlet untuk tampil dan berkompetisi tanpa rasa takut.

“Kegiatan ini diikuti oleh 50 atlet dari wilayah Kota Serang yang akan memperebutkan 21 medali. Ini bukan sekadar lomba, tapi ajang pembinaan untuk menjaring atlet-atlet baru yang nantinya akan dipersiapkan menuju event yang lebih tinggi, seperti Peparprov dan Peparda 2026,” ujar Ferdi dalam sambutannya, Senin (22/12/25).

Advertisement

Menurut Ferdi, Perparkot Serang 2025 mempertandingkan tujuh cabang olahraga (cabor). Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan yang pertama itu Atletik, Boccia, Bulu Tangkis, Catur, Tenis Meja. Kemudian Showdown dan Panahan.

“Adapun lokasi pelaksanaan adalah untuk Atletik bertempat di dalam Stadion Viceri. Boccia bertempat di gedung GGR Ciceri. kemudian Bulu tmGangkis bertempat di GOR Banjarsari, Tenis Meja, Catur, Showdown dan Panahan ini empat cabor ya. sekaligus kita bertempat di SKHN 1 Kota Serang di Bayangkara,” terangnya.

Kepala Disparpora Kota Serang, Zeka Bachdi, menegaskan bahwa Pemkot Serang mendukung penuh kegiatan ini melalui skema dana hibah. Ia berharap pembinaan pada tujuh cabor unggulan ini dapat memperbaiki peringkat Kota Serang di tingkat provinsi.

“Tahun lalu kita berada di posisi kelima. Tahun ini kita optimalkan tujuh cabor yang ada untuk meraih lebih banyak emas. Pak Walikota sudah memastikan anggaran hibah untuk keberangkatan atlet dan hadiah (kadeudeuh) sudah disiapkan, termasuk untuk tahun 2026 nanti,” tegas Zeka.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinsos Kota Serang, M. Ibra Gholibi, yang hadir mewakili Walikota Serang, menyampaikan bahwa kolaborasi antar-instansi terus diperkuat untuk memfasilitasi kebutuhan penyandang disabilitas.

“Kami memberikan dukungan berupa alat bantu seperti kursi roda dan alat bantu dengar agar teman-teman disabilitas dapat beraktivitas dengan nyaman. Ini adalah momentum pembuktian bahwa mereka bisa setara dan berdaya,” kata Ibra.

Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Serang, Muhamad Yusuf, menambahkan bahwa Parkot 2025 adalah langkah besar untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap disabilitas.

“Kami berkomitmen mengubah paradigma. Disabilitas bukanlah keterbatasan, melainkan potensi luar biasa yang perlu diberi ruang berkarya. Dengan dukungan guru-guru SKH yang militan, kami yakin atlet Kota Serang akan berbicara banyak di tingkat nasional maupun internasional,” pungkas Yusuf.(siska)

Advertisement
bisnisbanten.com