Keuangan

BI Dorong Digitalisasi Pembayaran Lewat Program Mall Siap QRIS Tap di Bintaro Jaya Xchange Mall

BISNISBANTEN.COM — Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten resmi meluncurkan program Mall Siap QRIS Tap di Bintaro Jaya Xchange Mall Tangerang Selatan pada hari Kamis (16/10). Program ini sebagai bagian dari upaya memperluas implementasi pembayaran digital berbasis QRIS Tap. Program ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran nasional QRIS Tap yang dilakukan pada beberapa bulan lalu, dan kini mulai diimplementasikan secara luas di berbagai sektor, termasuk ritel dan transportasi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, dalam sambutannya menyampaikan bahwa QRIS Tap menjadi inovasi penting dalam sistem pembayaran digital nasional. Melalui teknologi Near Field Communication (NFC), QRIS Tap memungkinkan transaksi dilakukan lebih cepat dan efisien hanya dengan menempelkan ponsel ke mesin pembaca, tanpa perlu memindai kode QR secara manual. “QRIS Tap memberikan alternatif pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan handal. Inovasi ini merupakan hasil kolaborasi Bank Indonesia dengan industri penyedia jasa pembayaran,” ujarnya dalam acara peluncuran, Rabu (16/10/2025).

Peluncuran Mall Siap QRIS TAP di Bintaro Jaya Xchange Mall menjadi langkah strategis dalam memperluas adopsi transaksi nontunai di sektor ritel. Dalam program ini, BI bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, BCA, dan Bank Mandiri untuk melatih lebih dari 340 kasir merchant agar siap menggunakan QRIS Tap. Selain itu, akan dibuka Pojok Informasi QRIS Tap di area mall selama dua minggu sebagai pusat edukasi bagi masyarakat.

Advertisement

Tidak hanya itu, BI juga menghadirkan berbagai program menarik untuk meningkatkan partisipasi publik, seperti Lomba TikTok Edukasi QRIS Tap, Promo Cashback “Pick Your Prize”, serta Kompetisi Merchant QRIS Tap dengan hadiah berupa TV, smartphone, dan smartwatch bagi kasir dengan transaksi terbanyak. Promo tambahan juga diberikan oleh mitra perbankan, termasuk cashback bagi pengguna BCA Mobile dan Livin’ by Mandiri.

Dalam kesempatan tersebut, BI juga mengapresiasi Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang dinilai sebagai salah satu daerah paling progresif dalam digitalisasi ekonomi. Kota ini mencatat Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) tertinggi se-Banten dan peringkat ketiga nasional dengan nilai 99,5%. Pemerintah kota pun telah menyediakan kanal pembayaran pajak secara nontunai lengkap, mulai dari QRIS, mobile banking, hingga e-commerce.

Selain untuk sektor ritel, BI juga mendorong implementasi QRIS Tap di sektor transportasi dan pajak daerah. Sebelumnya, sistem ini telah diterapkan di Bus TAYO Kota Tangerang, dan kini diperluas ke berbagai merchant di wilayah Banten. BI berharap sinergi dengan pemerintah daerah dan penyedia jasa pembayaran dapat mempercepat inklusi digital serta mendorong transparansi penerimaan pajak.

“Keberhasilan inovasi seperti QRIS TAP tentu tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapijuga oleh semangat kolaborasi. Untuk itu, kami mengajak seluruh stakeholders, PJP, Bapenda, asosiasi, pengelola mall,merchant, dan masyarakat pengguna, untukbersama-sama mendukung implementasi QRIS Tap di Provinsi Banten, agar manfaatnyadapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Kepala BI Banten menekankan bahwa implementasi QRIS Tap bukan sekadar transformasi sistem pembayaran, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah. “Mari kita jadikan momentum ini untuk menjadikan Banten Go Digital, menjadikan sistem pembayaran sebagai penggerak ekonomi daerah dan nasional,” pungkasnya.

(Sarah)

Advertisement
bisnisbanten.com