Banten24

Berbagai Kemudahan Ini Bisa Anda Rasakan Melalui Pembiayaan Syariah

BISNISBANTEN.COM — Pembayaran secara syariah kini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat yang memanfaatkannya untuk transaksi multifinance dan perbankan.

Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Wilayah Banten Boyke Pribadi mengatakan, seiring berkembangan zaman, transaksi syariah bukan hanya untuk transaksi multi finance dan perbankan saja, dapat juga digunakan untuk beribadah haji dan umroh.

“Kini, pembiayaan syariah tidak hanya membiayai kendaran bermotor, dan barang saja, namun peserta bisa berangkat umroh terlebih dahulu dan setelahnya bisa membayar dengan mencicil setiap bulannya,” katanya, saat memberikan edukasi dan inklusi multifinance syariah yang diselenggarakan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Banten, di KPw Bank Indonesia Provinsi Banten,  Kamis (27/4).

Advertisement

Menurutnya, perkembangan keuangan syariah di Indonesia saat ini telah membuahkan berbagai prestasi, dari makin banyaknya produk dan layanan, hingga berkembangnya infrastruktur yang mendukung keuangan Syariah.

“Adanya kemajuan di sektor keuangan syariah, juga turut mempengaruhi perkembangan bisnis lembaga pembiayaan yang beroperasi berdasarkan prinsip syariah,” ujarnya.

Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah aset lembaga pembiayaan syariah dari tahun ke tahun, sampai sekarang telah mencapai Rp 33,89 trilliun. Bahkan, market share pembiayaan syariah sudah mencapai 6,93 persen, diatas rata-rata market share Industri Keuangan Non Bank syariah yang baru mencapai 4,54 persen.

“Tapi tingkat literasi dan inklusi keuangan di sektor pembiayaan syariah baru sebesar 0,19 persen. Ini terlihat potensi perkembangan di sektor pembiayaan syariah masih sangat besar, maka perlu diadakan sosialisasi, edukasi dan inklusi yang lebih masif terkait pembiayaan syariah kepada masyarakat,” ujarnya.

Advertisement

Oleh karena itu,  OJK juga telah menginstruksikan kepada seluruh penyedia jasa keuangan termasuk keuangan syariah untuk berperan aktif dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. (GAG/NUA)

Penulis : Wirda Garizahaque
Editor : Nurzahara Amalia

Advertisement
LANJUT BACA