Begini yang Dilakukan Kanwil DJP Banten untuk Peringati Harkodia

BISNISBANTEN.COM  — Hari Anti Korupsi Sedunia yang serentak diperingati setiap tanggal 9 Desember, nyatanya tidak luput dari rutinitas sehari-hari Kanwil DJP Banten.

Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia yang diperingati dengan sangat meriah ini, dihadiri oleh pegawai Kanwil DJP Banten serta perwakilan dari kantor-kantor pelayanan pajak yang berada dalam lingkup Kanwil DJP Banten, di  Black Swan Room, Kino Tower, Alam Sutera (Selasa, 11/12).

Ketua Tim Satgas Pendidikan Tinggi dan Kementerian KPK Muhammad Indra Furqon mengatakan, bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa, karena dampak yang ditimbulkannya sangatlah massif dan yang merasakan dampak terbesar adalah masyarakat akar rumput.

“Kerugian yang diakibatkan oleh korupsi bisa berpuluh kali lipat darip nilai korupsi atau suapnya. Sayangnya korupsi dilakukan bukan hanya oleh para elit penguasa negeri ini, melainkan sudah menjalar ke seluruh lini kehidupan masyarakat kita,” katanya.

Sering kali, lanjut Indra masyarakat mendengar bahkan melihat betapa terdapat oknum pedagang yang dengan senzgaja mengurangi takaran barang dagangannya demi meraup keuntungan lebih besar.

“Korupsi dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil sehari-hari, contoh lain kita juga sering melihat ada oknum penumpang kereta yang tidak peduli jika dia menempati tempat duduk bagi para lansia, ibu hamil dan penyandang disabilitas,” katanya.

Melihat hal demikian, Indra menghimbau agar dapat bersama-sama mempersiapkan generasi masa depan yang mau berjuang menciptakan Indonesia yang bebas korupsi.

“Hal terpenting untuk dapat mewujudkan
bangsa bebas korupsi adalah dengan mewujudkan masyarakat yang memiliki integritas, yaitu terciptanya suatu kondisi dimana terdapat kesatuan antara pola pikir, perasaan, ucapan dan perilaku yang selaras dengan hati nurani dan norma yang berlaku. Oleh karenanya, penting bagi kita untuk belajar integritas dari para tokoh bangsa yang begitu santun dan bersahaja seperti Mohammad Hatta, Jenderal Hoegeng Imam Santoso, Artidjo Alkotsar dan Buya Hamka,” jelasnya.

Perlu diketahui, kini Indeks Persepsi Korupsi Negara Indonesia telah menempati ranking ke 89 dari 187 negara dengan
skor 38. Indeks Persepsi Korupsi di Indonesia sangat fluktuatif namun memperlihatkan trend yang positif.

Kanwil DJP Banten memiliki komitmen besar untuk mewujudkan institusi yang bebas dari korupsi, karena tanpa korupsi maka DJP kuat Indonesia Maju. (GAG)