Banten Economic Outlook 2023, Ini Lima Usulan Sinergi BI Agar Menuju Kemandirian Pangan

BISNISBANTEN.COM — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten bersama Pemprov Banten menggelar Banten Economic Outlook 2023 yang berlangsung di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (18/12). Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Imaduddin Sahabat, Pj Gubernur Banten Al-Muktabar, Ketua Tim PKK Provinsi Banten Tine Al Muktabar, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus Tauchid, dan tamu undangan lainnya.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Imaduddin Sahabat mengatakan,
BI Banten bersama Pemprov Banten menggelar Banten Economic Outlook 2023 “Kemandirian Pangan : Peningkatan Produksi Dengan Optimalisasi Potensi Lokal Banten”. Tema ini relevan sebagai upaya membangun Banten yang mandiri di sektor pertanian. Mengingat tahun 2024 mendatang perlambatan ekonomi masih akan terjadi.
“Untuk itu, Indonesia harus mengencangkan ikat pinggang karena perekonomian melambat karena masih berlangsungnya perang Ukraina dengan Rusia dan Timur Tengah yang belum bisa diperkirakan kapan akan berakhir,” katanya.
Ia menjelaskan, setidaknya ada lima langkah sebagai upaya Pemprov Banten menuju kemandirian pangan antara lain Sinergi Kebijakan Fiskal, Moneter. Ini Dalam rangka menjaga pertumbuhan perekonomian pemda perlu bersama-sama melakukan percepatan dan optimalisasi belanja daerah termasuk belanja produk dalam negeri untuk mengoptimalkan pemulihan ekonomi dan mendukung pengendalian inflasi di daerah untuk kesejahteraan masyarakat.
Kedua, Sinergi kebijakan stabilitas sistem keuangan. Bank Indonesia berkomitmen dalam mendorong new source of growth dalam hal ini salah satu adalah pembiayaan sektor prioritas seperti sektir perumahan, UMKM, dan insentif kepada perbankan.
Ketiga, Sinergi dalam akslerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan nasional. Berbagai upaya yang telah disinergikan bersama pada 2023 seperti penguatan infrastruktur digital Bank RKUD Provinsi Banten melalui pengembangan mobile banking dan business matching QRIS antara Bank RKUD dengan PJP Pemegang Izin, Kampanye Pake QRIS Pasti Geulis.
Keempat, Sinergi dalam hilirisasi pertanian. Banten sebagai salah satu lumbung pangan nasional perlu terus berupaya melakukan upya peningkatan produktivitas maupun diversifikasi melalui hilirisasi produk. Hal ini guna meningkatkan added value pertanian di Banten.
Kelima, Sinergi dalam Kebijakan Perdagangan, Investasi, dan Infrastruktur. Dengan masih berlanjutnya tekanan geopolitik yang berpengaruh pada kinerja ekspor komoditas utama Banten, perlu upaya melakukan diversifikasi kebijakan perdagagan yang berorientasi ekspor ke negara non tradisional. (susi)









