Banten24

Anggota DPRD Kabupaten Pangkep Sulsel Belajar Pengelolaan Sampah di Cilegon

BISNISBANTEN.COM – Rombongan Anggota DPRD Kabupaten Pangkaje dan Kepulauan (Pangkep), Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, Senin (27/2/2023). Mereka mempelajari pengelolaan sampah dengan mendatangi Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Bagendung di Kota Baja tersebut.

Kedatangan rombongan yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pangkep Pattola Husain itu diterima Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra dan jajarannya.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pangkep Pattola Husain mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mewujudkan pabrik pengelolaan sampah menjadi energi terbarukan di Kabupaten Pangkep. Tahun ini, pihaknya berencana membangun TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu). Oleh karena itu, pihaknya mengunjungi Cilegon untuk mengetahui regulasi dan pemasaran Pemkot Cilegon yang mampu mengubah sampah menjadi bahan bakar jumputan padat.

Advertisement

Pihaknya, kata Patolla, segera membentuk Tim Percepatan Pembangunan TPST di Kabupaten Pangkep.

“Hasil dari kunjungan ini nanti segera kami laporkan ke Bupati Pangkep. Kami juga akan segera membetuk Tim Percepatan TPST dan membentuk UPTD untuk pengelolaan TPST, serta membentuk BUD untuk menjual hasil sampahnya nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala DLH Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra menyambut baik kunjungan Komisi III DPRD Kabupaten Pangkep yang merupakan tindak lanjut kunjungan Bupati Pangkep pada Desember 2022 lalu. Menurut Aziz, kedatangan Anggota Komisi III DPRD Pangkep bukti keseriusan Kabupaten Pangkep mempelajari mekanisme pengelolaan sampah yang sudah dilakukan Pemkot Cilegon.

Advertisement

“DPRD Kabupaten Pangkep sangat mendukung dan ingin agar pabrik pengelolaan sampah menjadi bahan bakar pendamping batu bara ini segera terwujud di daerahnya,” katanya. (dik/zai)

Advertisement
LANJUT BACA

Muhammad Siddik

Wartawan bisnisbanten.com