Menaker Yassierli Resmikan Program Pelatihan Berbasis Proyek di Kota Serang

BISNISBANTEN.COM — Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Yassierli meresmikan program pelatihan berbasis proyek atau Project Based Learning (PBL) di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kota Serang, Banten, pada Senin (04/07/25).
Program ini merupakan inovasi baru yang bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara pelatihan vokasi dan kebutuhan industri.
Menaker Yassierli menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk dua tujuan utama. Pertama, untuk memastikan materi pelatihan selalu relevan dengan perkembangan teknologi. Kedua, untuk menciptakan jembatan antara program pelatihan dengan kebutuhan tenaga kerja di industri.
“Kita ingin ada bridging, penjembatan antara pelatihan vokasi dengan kebutuhan di industri,” ujar Yassierli.
Ia menambahkan, program PBL ini nantinya akan dilanjutkan dengan program magang atau apprenticeship di industri. Meskipun demikian, pihaknya akan melakukan implementasi secara bertahap.
“Pelan-pelan kita nanti akan sambungkan, nanti mereka dalam suatu program magang atau apprenticeship di industri. Tapi pelan-pelan. Sekarang kita coba dulu, nanti kita lihat hasilnya, nanti kita evaluasi,” jelas Yassierli.
Yassierli menyatakan optimisme bahwa PBL akan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja di industri. Ia juga berharap program ini akan menjadi tren baru yang menarik minat anak-anak muda dan milenial untuk meningkatkan kompetensi mereka.
Saat ini, program PBL telah diimplementasikan di 21 balai yang dikelola langsung oleh kementerian dan 8 satuan pelayanan (SARPEL) di bawahnya, sehingga total mencapai 29 lokasi. “Target kita 20.000 orang yang kita latih,” pungkas Yassierli. (Siska)









