Lolos Kompetisi Tingkat ASEAN, Anak Muda Banten Ini Gagas Program Pencegahan Kekerasan Seksual

BISNISBANTEN.COM — Kasus kekerasan seksual pada anak belakangan sering menjadi perbincangan publik. Tak terkecuali di provinsi Banten. Banten bahkan menempati urutan ke-9 dengan jumlah kasus kekerasan pada anak terbanyak se-Indonesia.
Permasalahan itulah yang kemudian menjadi pemantik sekelompok anak muda di Serang Banten menggagas Gerakan #KakakAman. Sebuah gerakan sosial yang ditujukan untuk melakukan edukasi pencegahan kekerasan seksual pada anak. Adapun nama Kakak Aman berarti sosok yang dekat dengan anak yang memberikan anak perlindungan, termasuk pengetahuan tentang bagaimana cara melindungi dirinya dari kekerasan.
Hana Maulida, salah satu penggagas Gerakan Kakak Aman, bercerita bahwa aksi ini dibuat untuk memunculkan kesadaran di masyarakat bahwa perlindungan anak adalah urusan bersama.
“Kami memang sengaja menamai ini ‘gerakan’ supaya siapapun bisa ikut terlibat dalam agenda perlindungan anak, khususnya pencegahan kekerasan seksual. Karena melindungi anak bukan hanya tugas sekolah/guru maupun orangtua saja. Tapi kita semua. Kita punya andil untuk keselamatan anak-anak,” katanya.

Gerakan Kakak Aman sendiri telah dimulai sejak awal tahun 2023 dan sampai saat ini telah menjangkau lebih dari 1500 anak di Provinsi Banten. Tepat di awal tahun 2024 ini Kakak Aman menjadi inisiatif terpilih yang didanai oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat melalui program YSEALI (Young Southeast Asian Leaders Initiative) Seeds for the future. Kompetisi ini terkenal amat bergengsi sebab diikuti oleh 800an aplikasi dan Kakak Aman menjadi salah satu dari 16 proyek terpilih se-ASEAN.
“Sejujurnya kami tidak ada persiapan khusus untuk mendaftar YSEALI. Kegiatan
Kakak Aman dibuat dan berjalan murni inisiatif dan modal pribadi. Alhamdulillah, rezekinya anak-anak Banten tahun ini bisa terpilih program YSEALI” pungkas Hana.
Akhir April lalu Kakak Aman juga telah melatih sebanyak 50 relawan baru. Harapannya, dengan adanya relawan baru, pesan edukasi KakakAman dapat menjangkau lebih banyak anak khususnya di Provinsi Banten.

“Kami berharap KakakAman bisa menjadi wadah kontribusi bagi orang-orang yang peduli dengan isu kekerasan anak, namun bingung harus kemana dan bagaimana. Mohon doanya semoga Kakak Aman bisa terus eksis, berkembang, dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat,” katanya. (susi)









