Banten24

Penyuluhan Bahasa Tingkatkan Pengetahuan Pegawai Dalam Penulisan Naskah Dinas

BISNISBANTEN.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Cilegon Maman Mauludin membuka acara Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Tenaga Profesional di Hotel Gondang Cilegon, Selasa (23/52023). Maman menilai, penyuluhan bahasa penting untuk meningkatkan pengetahuan aparatur Pemerintah dalam penulisan naskah dinas.

Maman mengucapkan terima kasih kepada Kantor Bahasa Provinsi Banten atas asistansinya melaksanakan kegoatan penyuluhan bahasa. Menurut Maman, program penyuluhan Bahasa Indonesia dapat meningkatkan pengetahuan tentang tata bahasa, terutama dalam penulisan naskah dinas bagi para aparatur pemerintah.

“Kita jadi tambah pengetahuan terkait tata bahasa, khususnya dalam penulisan naskah dinas,” ungkap Maman.

Maman berharap, pihaknya dapat berkontribusi lebih baik dalam penataan Bahasa Indonesia dan peserta tidak hanya menjadi garda terdepan sekitar pemerintahan, melainkan juga menjadi duta bahasa yang mengajak masyarakat dalam membudayakan Bahasa Indonesia.

“Saya minta semua peserta mengikuti penyuluhan dengan baik dan komitmen dalam pemahaman tata bahasa Indonesia yang baik,” pintanya.

Sementara itu, Perwakilan Kantor Bahasa Provinsi Banten Wuri Dian Trisnasari mengatakan, Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Tenaga Profesional di Cilegon merupakan salah satu program kerja Kantor Bahasa Provinsi Banten. Kegiatan Penyuluhan Bahasa Indonesia merujuk kepada bidang literasi. Kantor Bahasa Provinsi Banten merupakan unit pelaksana teknis dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (RI) yang tahun ini memiliki tiga program kerja utama, salah satunya literasi.

Dijelaskan Wuri, penyuluhan bahasa digelar untuk memberikan pemahaman dan pembinaan tata Bahasa Indonesia.

“Ini (Penyuluhan-red) untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tata bahasa ruang publik, dan juga meningkatkan kemampuan, serta pemahaman penulisan naskah dinas,” jelasnya.

Diketahui, Program Penyuluhan Bahasa Indonesia digelar selama tiga hari dan diikuti 100 peserta dari utusan berbagai lembaga pemerintah, lembaga pendidikan, lembaga swasta, dan binaan Kantor Bahasa Provinsi Banten. (dik/zai)

bisnisbanten.com