Ekonomi

Dukung Peningkatan Ekspor Pangan Olahan, Badan POM Gelar pelatihan UMKM Go Export 2023

BISNISBANTEN.COM – Pangan Indonesia memiliki potensi dan peluang yang sangat besar untuk diekspor ke mancanegara.

Hal tersebut terlihat dari tingginya permintaan Surat Keterangan Ekspor (SKE) pangan olahan melalui BPOM.

Data menunjukkan permintaan SKE dari tahun 2018-2022 cenderung meningkat dengan negara tujuan ekspor terbesar, yaitu negara-negara di Kawasan Asia Tenggara, China, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab

Advertisement

Oleh karenanya, Badan POM sangat mendukung dalam peningkatan ekspor pangan olahan.

Ada tiga kegiatan yang dilakukan oleh Badan POM dalam mendukung peningkatan ekspor pangan olahan (termasuk UMKM). Tiga kegiatan tersebut terdiri dari kegiatan kapasitas pelaku usaha, fasilitas pemasaran, dan kemudahan SKE.

Selain itu, untuk meningkatkan ekspor pangan olahan, Badan POM juga menggelar pelatihan UMKM go export 2023.

Pelatihan UMKM go export 2023 ini sudah dilakukan sejak bulan Maret yang dihadiri oleh 500 pelaku usaha, disusul dengan April dengan dihadiri oleh 200 pelaku usaha, dan bulan Mei dihadiri oleh 50 pelaku usaha.

Pelatihan ini akan digelar kembali pada bulan Juni mendatang dengan bertajuk Foodica yang akan dihadiri oleh 50 pelaku usaha dan narasumber PFM Ahli Muda BBPOM Serang, Daining Pratiwi STP.

Kegiatan ini meliputi talkshow, pameran, dan business matching (bekerja sama dengan PT. Sarinah).

Setelah selesainya kegiatan Foodica, kegiatan yang terakhir akan dilaksanakan adalah Foodstartup Indonesia Roadshow atau pameran di Foodstartup Indonesia Trade Show yang nantinya akan dihadiri oleh 10 pelaku usaha.

Lebih lanjut, tujuan dilakukannya pelatihan tersebut adalah pembinaan bagi UMKM diutamakan yang memproduksi produk berbahan dasar rempah maupun produk turunannya. Agar mempunyai kelayakan usaha dan produk, serta siap masuk ke tahap pemasaran ekspor.

Adapun kriteria kurasi peserta pelatihan UMKM go export 2023 berupa UMKM pangan olahan sendiri, sesuai target pasar, berbadan hukum, usaha bersertifikat, bisnis sudah berjalan, bahan baku lokal, volume produksi, dan distribusi yang valid. (Dhori)

Advertisement
bisnisbanten.com