Mandi dan Berendam di Cirahab, Kesegaran Airnya Mana Tahan

BISNISBANTEN.COM – Bosan mandi di kolam renang yang dipenuhi kaporit dan bahan kimia lainnya? Mungkin tempat ini yang dicari, pemandian Cirahab.
Berada di Kampung Cirahab, Desa Curug Goong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, wisata alam ini menyediakan kolam pemandian dengan air segar pegunungan. Cirahab memiliki sumber air yang bersih dan alami. Bahkan, bebatuan di dasar dan ikan bisa terlihat karena jernihnya air. Jadi, tak perlu segan berlama-lama menikmati kesegaran aliran air dari pegunungan ini.
Ada tiga kolam dengan beragam ukuran di sini, airnya sangat segar dan dingin. Ada kolam berbentuk hati, disusun dengan bebatuan hingga menyerupai bentuk hati. Kolam ini dinamai Kolam Batu Cinta oleh banyak orang karena dibuat dari bebatuan dan disusun menyerupai jantung hati. Biasanya pengunjung yang mandi adalah sepasang kekasih yang sedang berlibur.
Kolam lainnya khusus anak-anak yang kedalamannya lebih dangkal dan aman, namun tetap perlu pengawasan orang tua. Saat akhir pekan, di sini juga disediakan penyewaan ban bebek-bebekan kok.
Satu lagi ada kolam umum yang bisa digunakan semua usia. Kolam ini dibuat dengan kapasitas besar karena diperuntukkan semua kalangan pengunjung atau rombongan wisatawan.
Pemandian yang masih dikelola secara tradisional oleh warga kampung sekitar ini kerap dijadikan tempat wisata keluarga yang murah meriah. Selain kolam pemandian, di sini terdapat warung-warung menyediakan makanan ringan, makanan berat, juga aneka minuman.

Jika lupa membawa bekal, tak perlu khawatir. Ada sosis bakar, jagung bakar, mi instan, gorengan, soto dan aneka makanan lainnya tersedia di sini.
Sehabis mandi di Pemandian Cirahab, pengunjung bisa menikmati secangkir kopi, sebab di sekeliling, para pedagang kopi dan makanan berjejer, sehingga bisa langsung memesan. Tidak jauh dari sini terdapat kamar bilas, toilet, dan musala. Area parkir di sini lumayan luas.
Sebelumnya, Cirahab ini kata Jihun, penduduk setempat, tempat mencuci baju. Kolamnya pun tidak sebesar saat ini.
Mengenai asal-usul nama Cirahab, Rohani warga sekitar mengatakan, pemandian Cirahab berarti air yang direhab, sebab dalam hal ini sudah banyak terjadi perubahan pada setiap alirannya yang berbagai bentuk.
Ci atau cai dalam bahasa Sunda berarti air dan rahab adalah rehab. Ini karena dulu di sini hanya ada sumber mata air dan hanya ada satu kolam yang sengaja dibuat oleh warga.
Ia tidak mengetahui pasti kapan kolam pertama berbentuk hati dibangun warga sekitar secara swadaya. Namun semakin banyak wisatawan yang berkunjung hingga dibangun kembali kolam lainnya, hanya saja oleh perorangan. Nah tiket masuk ini diperuntukkan pengelolaan dan perawatan destinasi ini.
Di sini terdapat bekas bangunan PDAM yang dipagari serta bangunan tua yang rusak dan tidak dihuni. Dulu sumber mata air Cirahab sempat dijadikan tempat penyulingan salah satu merek air mineral kemasan, sehingga tidak sembarang orang bisa masuk dan melihat sumber mata air ini. Namun saat ini sudah tidak beroperasi lagi.

Ada satu kolam yang dibuat khusus untuk warga sekitar. Kolam itu berada tepat di bawah pohon beringin. Sementara kolam lain menjadi tempat penyulingan.
Untuk menuju ke Cirahab, bisa menggunakan kendaraan roda dua atau empat. Jarak tempuh dari pusat Kota Serang sekitar satu jam. Dari Palima ambil kanan menuju Ciomas. Setibanya di pertigaan Ciomas belok kanan, lurus saja ke arah Padarincang. Cirahab berada setelah melalui jalan kecil, patokannya adalah studio foto Domdow. Ada penunjuk jalan bertuliskan Pemandian Cirahab.
Suasana perjalanan dengan pemandangan persawahan, Gunung Karang dan Gunung Pulosari, membuat lamanya perjalanan tak terasa kok. Hmmm, ini bisa menjadi rekomendasi tempat menghabiskan akhir pekan, bukan? (Hilal)









