Walikota Serang Budi Rustandi Bantu Balita Penderita TBC Otak di Walantaka Rujukan ke RS Dharmais

BISNISBANTEN.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bergerak cepat memberikan bantuan medis dan operasional bagi balita berusia delapan bulan bernama Fatma Nadia Asyifa. Anak pertama dari pasangan warga Kampung Sadik, Kelurahan Pager Agung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang tersebut terdiagnosis mengalami komplikasi TBC otak, radang paru-paru, hingga stroke
Walikota Serang Budi Rustandi, meninjau langsung kondisi pasien dan memastikan seluruh proses administrasi rujukan menuju rumah sakit di Jakarta ditanggung penuh oleh pemerintah daerah.
“Saya sebagai Walikota tentunya mendoakan agar si anak ini bisa cepat sembuh, diangkat segala penyakitnya, dan kita akan urus administrasinya terkait untuk dirujuk ke rumah sakit Jakarta. Nah, itu nanti diurus oleh Pemerintah Kota Serang,” kata Budi Rustandi saat ditemui di lokasi.
Budi menjelaskan bahwa sinergi dari jajaran tingkat kecamatan, kelurahan, hingga puskesmas terus berjalan untuk mendampingi keluarga pasien yang tergolong kurang mampu tersebut.
“Kita berikan sedikit bantuan untuk pegangan sehari-hari karena orang tidak mampu ya. Dan alhamdulillah peran dari pemerintah, dari camat, dari lurah semua hadir, dari puskesmas juga. Ini dalam rangka kekompakan Kota Serang dalam rangka untuk membantu masyarakat,” ujarnya.
Mengenai lokasi rujukan, Pemkot Serang memfokuskan pengurusan dokumen menuju Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta, lengkap dengan fasilitas pengantaran.
“Tadi sih Dharmais. Ini lagi diurus sama Ibu Tri untuk segera diurus administrasinya untuk bikin rujukan dan nanti kita fasilitasi semuanya, termasuk ambulans untuk berangkat ke Jakarta termasuk fasilitas lain-lainnya,” tambah Budi.
Ibu dari balita tersebut, Intan, menceritakan awal mula gejala penyakit yang menimpa anak pertamanya itu sebelum akhirnya terdiagnosis TBC otak.
“Awalnya kan demam. Terus demam tuh udah turun, sisa batuk. Batuk udah agak mendingan ya, udah rada hilang, sisa lemasnya doang. Terus ya namanya orang tua ya khawatir takut kekurangan cairan gitu, langsung dibawa ke rumah sakit,” tutur Intan.
Kondisi kesehatan Fatma sempat menurun drastis selama menjalani perawatan intensif hingga dokter menemukan sejumlah komplikasi.
“Anaknya sakit radang paru. Terus besoknya tuh di-CT scan penyumbatan pembuluh darah. Terus besoknya ada lagi stroke. Besoknya lagi dipanggil dokter, katanya TBC otak,” jelasnya.
Intan mengungkapkan rasa terimakasihnya atas perhatian dan bantuan langsung dari Pemkot Serang beserta jajaran kelurahan setempat di RT 13 RW 04, Lingkungan Pager Agung, Walantaka.
“Saya banyak-banyak bilang terima kasih buat Bapak Haji Budi udah membantu. Terima kasih atas kunjungannya. Terima kasih juga buat Pemerintah Kota Serang, Bapak Camat sama Kepala Desa juga telah membantu. Semoga aja dengan ini bisa lebih baik keadaan anak,” pungkas Intan. (Siska)









