Ekonomi

Meriahkan HUT ke-19, Pemkot Serang Gelar ‘Kota Serang Fair’ dan Sediakan 220 Booth UMKM Gratis!

BISNISBANTEN.COM – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Serang yang ke-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kembali menggelar event tahunan yang dinanti-nanti masyarakat, yaitu Kota Serang Fair.

Kabar baiknya, event tahun ini menjadi angin segar sekaligus peluang emas bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM) di wilayah Kota Serang untuk mempromosikan produk mereka secara cuma-cuma.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) Kota Serang Wahyu Nurjamil, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan ratusan *booth* gratis yang siap menampung para pelaku usaha lokal.

“Total semua yang kita siapkan ada 220 booth untuk UMKM dan IKM. Kami pastikan semuanya gratis tidak berbayar, karena slot ini memang dipergunakan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Wahyu dikutip pada Jum’at (17/07/26).

Pihak Dinkopukmperindag menetapkan skala prioritas agar pembagian booth gratis ini tepat sasaran dan berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Pelaku usaha yang diprioritaskan untuk mengisi area pameran adalah binaan terdaftar yaitu pelaku usaha yang sudah terdaftar sebagai binaan resmi Dinkopukmperindag Kota Serang, kemudian pedagang terdampak penertiban seperti para pedagang fashion dan kuliner yang sebelumnya terdampak penertiban wilayah dan telah dipindahkan ke Kepandean. Ada juga sektor khusus untuk UMKM yang bergerak di bidang packaging (kemasan) serta industri kecil menengah lainnya, dan untuk oara pedagang kuliner yang biasa beraktivitas di area stadion,” terang Wahyu.

Wahyu menambahkan, jika seluruh kuota prioritas tersebut telah terpenuhi dan masih menyisakan slot kosong, kesempatan akan langsung dibuka lebar bagi masyarakat umum yang berminat.

Untuk memastikan roda ekonomi berputar cepat selama pameran, panitia kembali menerapkan konsep unik dan kreatif yang sukses dijalankan pada tahun sebelumnya.

Pengunjung yang ingin masuk ke area konser musik dan menikmati hiburan di dalam Serang Fair diwajibkan untuk berbelanja produk UMKM terlebih dahulu di lokasi acara sebagai tiket masuk.

“Untuk hari Biasa (Weekday) pengunjung wajib berbelanja minimal Rp30.000 di booth UMKM kalau malam Minggu (Weekend) pengunjung wajib berbelanja minimal Rp50.000 di booth UMKM. Bukti belanja inilah yang nantinya akan digunakan sebagai syarat sah untuk memasuki arena panggung hiburan, dan kangkah ini dinilai sangat efektif untuk mendongkrak omzet para pedagang lokal secara langsung,” tambahnya.

Meskipun optimis event ini akan memberikan stimulus positif bagi perekonomian daerah, Wahyu mengaku belum mematok target angka transaksi atau perputaran uang secara spesifik. Hal ini dikarenakan adanya penyesuaian durasi acara.

“Untuk target (perputaran uang) nanti kita hitung dulu, karena sekarang ada pengurangan hari yang tadinya 5 hari sekarang menjadi 4 hari,” jelas Wahyu.

Sementara itu, saat disinggung mengenai daftar musisi yang akan mengguncang panggung Serang Fair, Wahyu masih memilih untuk merahasiakannya demi memberikan kejutan bagi warga Serang. Namun, ia memberikan sedikit bocoran bahwa genre musik indie akan mendominasi panggung tahun ini.

“Banyak permintaan dari masyarakat. Yang paling banyak itu dari indie label yang lagi hits sekarang. Alhamdulillah kita juga sudah mendapatkan Festivalist. Untuk pengisi acara yang lain-lainnya, tunggu saja di Instagram saya,” pungkasnya dengan nada bercanda. (Siska)

bisnisbanten.com