Banten24

Puskesmas Grogol Gelar Program DORAYAKI, Perkuat Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu di Kota Cilegon

BISNISBANTEN.COM  Pemerintah Kota Cilegon terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penguatan layanan kesehatan dasar. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan donor darah bertajuk DORAYAKI (Donor Darah Turunkan Angka Kematian Ibu) yang dilaksanakan oleh Puskesmas Grogol bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia Kecamatan Grogol, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung B Puskesmas Grogol ini merupakan bagian dari strategi promotif dan preventif Pemerintah Kota Cilegon dalam menekan angka kematian ibu (AKI), khususnya akibat perdarahan saat persalinan yang membutuhkan ketersediaan darah secara cepat dan memadai.

Kepala Puskesmas Grogol, dr. Gunawan, menyampaikan bahwa program DORAYAKI menjadi langkah konkret dalam memperkuat kesiapsiagaan pelayanan kesehatan maternal di tingkat fasilitas kesehatan pertama.

Advertisement

“Donor darah merupakan bagian penting dari sistem keselamatan ibu saat persalinan. Melalui kegiatan ini, kami berupaya memastikan ketersediaan stok darah tetap aman sehingga penanganan kegawatdaruratan maternal dapat dilakukan secara optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, partisipasi masyarakat memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan pembangunan kesehatan daerah. “Kami mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai kebiasaan sehat sekaligus wujud kepedulian sosial. Setiap kantong darah yang terkumpul memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar dalam menyelamatkan nyawa,” tambahnya.

Selain pelaksanaan donor darah, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui program “Bisik” (Bincang Asyik), podcast edukasi kesehatan yang dikembangkan Puskesmas Grogol sebagai media literasi kesehatan publik.

Adapun persyaratan bagi masyarakat yang ingin mengikuti donor darah antara lain berusia 17–60 tahun, sehat jasmani dan rohani, memiliki berat badan minimal 45 kilogram, serta memenuhi standar pemeriksaan kesehatan sesuai ketentuan medis.

Pemerintah Kota Cilegon berharap kegiatan DORAYAKI dapat menjadi agenda berkelanjutan sekaligus memperkuat budaya gotong royong masyarakat dalam mendukung ketersediaan darah bagi pelayanan kesehatan, khususnya untuk keselamatan ibu dan bayi.

Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait kegiatan donor darah dapat menghubungi layanan Puskesmas Grogol melalui nomor 0812-9917-0787.

Terpisah, Wali Kota Kota Cilegon, Robinsar, mengapresiasi pelaksanaan program DORAYAKI sebagai bentuk nyata sinergi antara tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan kesehatan daerah.

“Pemerintah Kota Cilegon sangat mendukung kegiatan donor darah seperti DORAYAKI ini karena sejalan dengan komitmen kami dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, khususnya upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Ketersediaan darah menjadi faktor vital dalam situasi kegawatdaruratan medis, sehingga partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan,” ujar Robinsar.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong melalui aksi kemanusiaan yang berdampak langsung bagi keselamatan sesama.

“Donor darah bukan hanya tindakan sosial, tetapi investasi kemanusiaan. Kami berharap kegiatan ini menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan di Kota Cilegon, sehingga masyarakat semakin sehat dan pelayanan kesehatan semakin responsif,” tutupnya.

Advertisement
bisnisbanten.com