Banten24

Tinjau Dapur Umum di Tanara, Dinsos Apresiasi Fraksi PAN Bantu Korban Banjir

BISNISBANTEN.COM – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang Yadi Priyadi Rochdian meninjau Dapur Umum di Kampung Sukamaju, Desa/Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (4/2/2026). Yadi ingin memastikan kebutuhan pengungsi terdampak banjir terpenuhi dan mengapresiasi Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Serang Desi Ferawati yang ikut terjun ke lokasi banjir memberikan bantuan kepada korban.

Yadi memastikan, bantuan untuk warga terdampak banjir terpenuhi dan tepat sasaran, termasuk penyediaan Dapur Umum. Dijelaskan Yadi, Dapur Umum didirikan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi di sejumlah wilayah terdampak banjir. Saat ini, Dapur Umum melayani warga di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Carenang, Binuang, dan Kecamatan Tanara. Dapur umum ini setiap hari memproduksi makanan bagi warga terdampak banjir. Selain memastikan kebutuhan logistik terpenuhi, pihaknya juga melihat langsung kondisi para pengungsi, terutama kelompok rentan seperti balita yang membutuhkan perhatian khusus.

“Kami juga perhatikan kebutuhan gizi dalam penyajian makanan bagi pengungsi, khususnya anak-anak dan terus mengingatkan petugas Dapur Umum agar balita mendapatkan asupan makanan yang layak,” tegas ungkap mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ini.

Advertisement

Sampai saat ini, diakui Yadi, masih ada dua desa terdampak banjir yang membutuhkan pelayanan Dapur Umum. Tim gabungan juga masih bersiaga untuk memastikan distribusi bantuan berjalan optimal.

Dalam sehari, disebutkan Yadi, Dapur Umum mampu menyiapkan lebih dari 3.000 porsi makanan bagi para pengungsi. Selain menyediakan kebutuhan logistik, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan pihak terkait lainnya untuk memantau kondisi kesehatan warga, khususnya balita, lansia, dan ibu hamil.

Yadi juga mengapresiasi berbagai pihak, terutama Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD kabupaten Serang Desi Ferawati, lembaga pendidikan, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa yang membantu penanganan bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pemenuhan logistik dan pendistribusian bantuan kepada warga terdampak banjir,” ucapnya.

Sementara itu, Salah satu Warga Kampung Sukamaju, Desa Tanara Satibi mengungkapkan jika sebagian warga di wilayahmu masih mengungsi akibat banjir. Disebutkan Satibi, ada sekira 350 warga dari 70 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana di wilayahnya. Bahkan, kata dia, banyak warga yang mengalami gatal-gatal dan kaki bengkak akibat banjir.

“Namun, Alhamdulillah petugas dari Puskesmas setempat selalu siaga dan rutin berkeliling memeriksa kesehatan warga,” ucapnya.

Satibi berharap, kondisi di wilayahnya segera membaik agar masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa. (Dik/zai)

Advertisement
bisnisbanten.com