Bisnis Banten

Berantas Buta Aksara Al-Qur’an, Pemkot Serang Siap Launching Program “Serang Mengaji” pada 13 Februari

BISNISBANTEN.COM – Pemerintah Kota Serang di bawah kepemimpinan Walikota Budi Rustandi resmi memperkenalkan program “Serang Mengaji” sebagai salah satu dari 13 program unggulan daerah. Program yang bertujuan memberantas buta aksara Al-Qur’an ini rencananya akan diluncurkan secara besar-besaran pada 13 Februari mendatang di Alun-alun Kota Serang.

Walikota Serang, Budi Rustandi, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia di tengah kemajuan kota.

“Insyaallah mereka sudah mulai bekerja dan launching-nya nanti tanggal 13 Februari. Harapannya, ini bisa menyelesaikan masalah anak-anak kita agar bisa mengaji semua, dalam rangka menanamkan adab, akhlak, moral, dan karakter untuk masa depan Kota Serang yang maju tapi tetap berakhlak,” ujar Budi.

Advertisement

Salah satu poin menarik dari program ini adalah skema pembiayaannya yang tidak menggunakan dana APBD. Program Serang Mengaji didukung penuh oleh Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) melalui koordinasi yang erat dengan Satgas Serang Mengaji.

Struktur Satgas Serang Mengaji ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah yaitu (Pemkot) Serang, Kementerian Agama (Kemenag), dan tokoh masyarakat dan ulama. Haji Enting telah ditunjuk sebagai Ketua Harian untuk memimpin operasional program ini di lapangan.

Selain pengajaran tatap muka, program ini juga meluncurkan Aplikasi Serang Mengaji. Aplikasi ini dirancang agar masyarakat bisa mengakses pembelajaran secara online. Sebagai bentuk stimulus, masyarakat yang mengunduh aplikasi tersebut berkesempatan mendapatkan hadiah umrah pada saat acara peluncuran.

“Nanti di launching, kalau mereka mendownload cukup tunjukan kalau mereka sudah mendownload aplikasi serang mengaji ini, karena nanti ada hadiah umrahnya,” tambah Budi.

Pemerintah juga berkomitmen memberikan apresiasi kepada para pendidik di tingkat PAUD, SMP, hingga guru-guru di TPQ, IPQ, dan Madrasah (FKDT).

Sekretaris Satgas Serang Mengaji sekaligus Ketua BWA, Nana Sujana, menjelaskan bahwa program ini mencakup pembinaan Al-Qur’an dan dukungan fasilitas bagi para guru ngaji.

“Kami memiliki program pembinaan untuk memberantas buta baca Al-Qur’an dan membantu guru ngaji di setiap wilayah. Kami akan memvalidasi data melalui verifikasi di tingkat kelurahan dan RT agar sasaran tepat,” jelas Nana.

BWA juga menyiapkan fasilitas penunjang bagi para pendidik yang berada di wilayah sulit dijangkau, seperti motor dakwah intuk menjangkau pelosok daratan yang terjal. Perahu Dakwah untuk wilayah pesisir atau perairan.

“Tergantung kondisi di lapangan, jika membutuhkan motor atau perahu untuk menunjang dakwah memberantas buta huruf Al-Qur’an, kami siap memfasilitasi,” tambahnya.(siska)

Advertisement
bisnisbanten.com