Minim Penonton di Bioskop, Film Bidadari Surga yang Dibintangi Rey Mbayang dan Dinda Hauw Jadi Sorotan

BISNISBANTEN.COM — Film Bidadari Surga yang dibintangi pasangan selebritas Rey Mbayang dan Dinda Hauw telah resmi tayang di bioskop Tanah Air. Namun, sejak penayangan perdananya, film bergenre drama religi tersebut disebut belum mampu menarik jumlah penonton sesuai ekspektasi.
Sejumlah netizen di media sosial ramai membahas mengenai sepinya berbagai bioskop yang menunjukkan bahwa tingkat keterisian studio untuk film ini relatif rendah. Kondisi tersebut membuat Bidadari Surga ramai diperbincangkan di media sosial, terutama terkait minimnya antusiasme penonton di hari-hari awal penayangan.
Padahal, film ini mengusung tema keluarga dan spiritual yang selama ini dikenal memiliki pasar tersendiri di Indonesia. Kehadiran Rey Mbayang dan Dinda Hauw, yang juga merupakan pasangan suami istri di dunia nyata, sempat diharapkan mampu menjadi daya tarik tambahan bagi penonton.
Beberapa pengamat menilai, persaingan dengan film-film lain yang tayang bersamaan menjadi salah satu faktor penyebab sepinya penonton. Di periode yang sama, bioskop diramaikan oleh film bergenre horor dan aksi yang cenderung lebih diminati oleh pasar luas. Selain itu, promosi yang dinilai belum maksimal juga disebut menjadi salah satu faktor.
Meski dibintangi pasangan populer, gaung pemasaran film ini di media sosial maupun platform digital belum sekuat film-film pesaingnya. Hal tersebut membuat informasi mengenai alur cerita dan pesan film belum sepenuhnya menjangkau khalayak luas. Selain itu, strategi promosi film Bidadari Surga juga dinilai kurang masif jika dibandingkan dengan film-film komersial lainnya. Minimnya eksposur di media dan kurangnya kampanye promosi besar disebut ikut memengaruhi tingkat kesadaran publik terhadap film ini.
Meski begitu, film Bidadari Surga tetap mendapat apresiasi dari sebagian penonton yang telah menyaksikannya. Mereka menilai alur cerita yang diangkat cukup menyentuh dan sarat pesan moral, khususnya mengenai keikhlasan, keluarga, dan makna pengorbanan. Hingga kini, pihak rumah produksi maupun para pemain belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar sepinya penonton. Film ini pun masih berpeluang menjangkau audiens lebih luas seiring berjalannya waktu penayangan di bioskop.
(Sarah)









