Ekonomi

Begini Kinerja Penerimaan Kepabeanan dan Cukai

BISNISBANTEN.COM Agustyan Umardani, Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Banten menyampaikan informasi tentang penerimaan Kepabeanan dan Cukai Provinsi Banten hingga 31 Desember 2025.

Ia menjelaskan, Capaian penerimaan Kepabeanan dan Cukai sebesar Rp14,62 triliun, memenuhi 105,48% dari target tahunan APBN 2025 sebesar Rp13,86 triliun.

Agustyan menjelaskan penerimaan Kepabeanan dan Cukai ini terdiri dari Bea Masuk, Cukai, dan Bea Keluar.

Advertisement

Untuk Bea Masuk mencapai Rp10,07 triliun, dipengaruhi oleh peningatan importasi

atas komoditi komputer dan perlengkapan komputer, teropong, mesin untuk keperluan umum, bijih besi, motor listrik, generator, dan transformator.

Sementara untuk Cukai mencapai Rp3,47 triliun, didorong oleh kenaikan target yang cukup signifikan di tahun 2025, pelekatan pita cukai pada Januari dan Februari 2025 yang masih menggunakan pemesanan pita cukai Desember 2024, dan menurunnya produksi yang disebabkan telah beroperasinya pabrik MMEA di Bali.

Hal lainnya, untuk Bea keluar mencapai Rp73,85 miliar dipengaruhi fluktuasi harga komoditas kelapa sawit dan produk turunan pengolahannya. Agustyan juga menyampaikan kinerja Neraca Perdagangan Desember 2025, Ekspor tercatat

USD 1,04 miliar dan impor tercatat USD 2,86 miliar. Neraca Perdagangan Desember 2025

tersebut dipengaruhi oleh penurunan nilai ekspor pada komoditas alat ukur dan alat uji, barang perhiasan dan barang berharga, dan logam dasar mulia.

Sementara untuk penurunan nilai

importasi yang didominasi hasil minyak, peralatan komunikasi, computer dan perlengkapan komputer.

Advertisement
bisnisbanten.com