Gubernur Banten Kukuhkan Pengurus PPTI, Tegaskan Komitmen Eliminasi TBC 2030

BISNISBANTEN.COM — Gubernur Banten Andra Soni mengukuhkan sekaligus menghadiri Rapat Kerja Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Provinsi Banten Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada pengurus PPTI yang baru agar dapat menjadi garda terdepan dalam upaya penanggulangan penyakit tuberkulosis (TBC) di Banten.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Banten, saya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada pengurus PPTI Provinsi Banten yang baru saja ditetapkan. Amanah ini merupakan tanggung jawab kemanusiaan yang besar karena Bapak dan Ibu berada di garis depan dalam melindungi masyarakat dari penyakit tuberkulosis,” ujar Andra Soni.
Ia menegaskan bahwa tuberkulosis masih menjadi tantangan serius kesehatan masyarakat, tidak hanya secara nasional tetapi juga di Provinsi Banten. Menurutnya, persoalan TBC tidak semata-mata persoalan medis, melainkan juga berkaitan dengan aspek sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, upaya pemberantasannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bapak dan Ibu menjadi bagian dari Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia. Upaya pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kesehatan semata, tetapi harus melibatkan semua elemen,” katanya. Andra Soni juga menyampaikan pengalaman pribadinya yang pernah terpapar TBC pada tahun 2017. Hal tersebut menjadi pengingat bahwa penyakit ini dapat menyerang siapa saja tanpa memandang latar belakang maupun jabatan.
“Tuberkulosis ini tidak pandang siapa saja, semua orang bisa terpapar. Tapi harus saya tekankan bahwa penyakit ini bisa diobati, asalkan diobati sampai tuntas,” tegasnya. Gubernur turut mengapresiasi jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Banten atas capaian penemuan kasus baru TBC yang dinilai tinggi secara nasional. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kerja maksimal dalam upaya deteksi dini, yang selanjutnya perlu dioptimalkan dengan pengobatan hingga sembuh.
“Provinsi Banten mendapatkan penghargaan sebagai provinsi dengan penemuan kasus baru TBC yang tinggi. Artinya, kita sudah bekerja maksimal. Tinggal bagaimana kita optimalkan lagi agar semua kasus yang ditemukan bisa ditindaklanjuti dengan pengobatan sampai sembuh,” ujarnya. Andra Soni berharap PPTI dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam melakukan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat gerakan bersama menuju eliminasi TBC pada tahun 2030. “Dengan jumlah penduduk Banten yang terus meningkat, potensi penularan TBC juga semakin tinggi. Tidak ada cara lain selain bersama-sama menemukan kasus baru dan mengobatinya sampai sembuh,” pungkasnya.
(Sarah)









