Ekonomi

Cuaca Ekstrem, Ribuan Warga Kota Serang Terdampak Banjir

BISNISBANTEN.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang melaporkan situasi terkini terkait rentetan bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Kota Serang hingga Selasa (13/01/26) petang.

Meski cuaca terpantau cerah berawan, ribuan warga masih berjuang menghadapi dampak banjir, pohon tumbang, hingga rumah roboh.

Berdasarkan data sementara hingga pukul 17.23 WIB, tercatat sebanyak 1.734 KK atau 6.346 jiwa terdampak oleh berbagai kejadian bencana di enam kecamatan.

Advertisement

Bencana banjir menjadi kejadian yang paling mendominasi dengan 35 titik lokasi. Ketinggian air bervariasi mulai dari 25 cm hingga mencapai 120 cm. Wilayah terdampak meliputi:

* Kecamatan Kasemen: Menjadi titik terdalam dengan ketinggian air mencapai 120 cm di Link. Tanggul Jaya. Sebanyak 167 warga di lokasi tersebut terpaksa mengungsi.

* Kecamatan Cipocok Jaya: Banjir besar melanda Komplek Grand Sutera dengan dampak mencapai 1.950 jiwa.

* Kecamatan Walantaka, Curug, Serang, dan Taktakan: Sebagian wilayah mulai berangsur surut, namun beberapa titik seperti Link. Pulo (Curug) masih tergenang air setinggi 105 cm.

Secara total, sebanyak 551 jiwa telah diungsikan ke tempat yang lebih aman. Dua fasilitas umum, yakni Pondok Pesantren Riyadul Barokah dan SMPN 18 Kota Serang, juga turut terendam.

Selain banjir, angin kencang dan cuaca ekstrem memicu terjadinya 9 kejadian pohon tumbang dan 19 kejadian rumah roboh.

Pohon tumbang dilaporkan terjadi di titik-titik strategis seperti Kawasan Stadion Maulana Yusuf dan Jl. Raya Serang-Pandeglang, yang sempat menghalangi akses jalan sebelum akhirnya berhasil ditangani oleh petugas.

Sementara itu, 19 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan (roboh), mayoritas pada bagian atap dan dapur akibat diterjang angin kencang sejak Minggu (11/01/26).

Pihak BPBD Kota Serang telah mengerahkan personel dan peralatan untuk melakukan evakuasi korban serta penanganan pohon tumbang.

“Kami telah menurunkan personel untuk evakuasi warga terdampak banjir dan melakukan assessment pada rumah-rumah yang roboh. Tenda pengungsian juga sudah didirikan di Link. Tanggul Jaya, Kecamatan Kasemen,” tulis laporan resmi BPBD.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu. Bagi warga yang bermukim di daerah rawan bencana atau pengguna jalan yang melintas di area rawan pohon tumbang dan longsor, diharapkan untuk selalu berhati-hati.

Bagi warga yang membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi Call Center BPBD Kota Serang di 085774348922.(siska)

Advertisement
bisnisbanten.com