Bapenda Kota Serang Siapkan Simulasi Pengurangan PBB untuk Kawasan Royal Baroe dan Pasar Lama

BISNISBANTEN.COM – Pemerintah Kota Serang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tengah menggodok kebijakan insentif pajak bagi pemilik bangunan di kawasan Royal Baroe dan Pasar Lama. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program penataan kota yang dicanangkan oleh Walikota Serang.
Kepala Bapenda Kota Serang, Hari W. Pamungkas, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang melakukan simulasi perhitungan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) khusus untuk area yang terdampak pembangunan dan penataan pemerintah.
Menurut Hari, kebijakan ini menyasar kawasan-kawasan lama yang kini tengah bersolek, seperti Royal Baroe, Pasar Rau, hingga Pasar Lama. Pemerintah daerah berencana memberikan pengurangan pajak bagi pemilik bangunan yang bersedia menyelaraskan tampilan bangunan mereka dengan konsep baru pemerintah.
“Kita coba hitung simulasi untuk PBB bagi yang terkena dampak pembangunan pemerintah. Khusus di area Royal Baroe, jika ada fasad-fasad bangunan yang dirubah mengikuti konsep pemerintah daerah, tentunya kita lakukan simulasi pengurangan pajak sebagai bentuk dukungan kebijakan,” ujar Hari dikutip pada Kamis (09/01/26).
Meski rencana ini sudah masuk dalam agenda, Hari menjelaskan bahwa hingga saat ini prosesnya masih dalam tahap simulasi. Hal ini dikarenakan perubahan fisik bangunan secara menyeluruh belum terlihat secara signifikan.
“Sampai dengan sekarang kita tetap melakukan simulasi karena memang beberapa fasad dari bangunan kan belum dirubah. Artinya, saat ini baru tahap penataan saja,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa insentif pengurangan PBB ini akan menjadi stimulus bagi para pelaku usaha dan pemilik bangunan agar ikut berpartisipasi mempercantik wajah Kota Serang.
“Simulasinya sedang proses. Karena syaratnya adalah perubahan fasad itu sendiri. Jika nanti konsepnya sudah diikuti, maka perhitungan pengurangan pajak bisa segera diterapkan,” tutup Hari.(siska)









