Insight

8 Keburukan dan Bahaya Tertawa Terbahak-bahak

Bismillah
Saudaraku Fillah,
Agama Islam mengajarkan umatnya senyum sebagai ciri kelembutan hati seorang muslim, bukan dengan tertawa terbahak – bahak.

Al Faqih Imam Abu Laits As-Samarqandi dalam Kitab Tanbihul Ghafilin menjelaskan, ada delapan bahaya tertawa terbahak-bahak. Antara lain :

1. Tercela oleh ulama.
2. Membuat orang bodoh lantang (berani) kepadanya
3. Jika engkau bodoh, niscaya bertambah kebodohanmu. Dan bila engkau alim, maka berkurang ilmumu. Sebab, ada riwayat ‘Seorang Alim jika tertawa berarti telah memuntahkan ilmunya’.
4. Dapat melupakan dosa-dosa yang lampau
5. Memberanikan berbuat dosa di masa mendatang, karena tertawa terbahak-bahak akan membekukan hati
6. Melupakan mati dan Akhirat
7. Engkau menanggung dosa orang yang tertawa karena tertawamu
8. Menyebabkan banyak menangis di Akhirat

Advertisement

Sebagaimana Firman Allah dalam Al-Qur’an
‘Maka, biarkanlah mereka tertawa sedikit dan menangis yang banyak sebagai balasan terhadap apa yang selalu mereka perbuat’ (QS. At-Taubah Ayat 82)

Sahabat Abu Dzar menafsirkan ayat di atas ‘Hendaklah mereka ketawa sedikit, sebab di dunia ini sedikit dan mereka akan menangis banyak. Karena, akhirat itu abadi sebagai pembalasan terhadap apa yang mereka perbuat’

Suatu waktu, Nabi Muhammad SAW pernah menegur orang-orang dalam suatu kelompok yang tertawa terbahak-bahak, dan hal ini pernah diungkapkan Imam Abu Laits As-Samarqandi dalam Kitab Tanbihul Ghafilin. Kala itu, Rasulullah SAW berkata “Ingatlah demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya. Andaikan kamu mengetahui sebagaimana yang aku ketahui, niscaya kamu akan sedikit tertawa dan banyak menangis,”

Hati-hati, orang yang suka tertawa terbahak-bahak, karena akan dicabut berkah wajahnya oleh Allah SWT.

Advertisement

Wallahul muwaffiq ila aqwamit-thariiq

Oleh : Ustadz H Dedi S Al Ghifary SPd.I
Ketua MT An Nahl Cendekia dan Praktisi Dakwah Kota Serang Banten

Advertisement
bisnisbanten.com