Startup

3 Alasan Engineer Outsourcing Beri Benefit Lebih Bagi Perusahaan di Kala Tech Winter

BISNISBANTEN.COM — Situasi dan kondisi perekonomian global masih cukup menantang bagi upaya pemulihan. Setelah melalui pandemi Covid-19, dinamika geopolitik antara Rusia dan Ukraina juga menjadi tantangan bagi kinerja pemulihan ekonomi. Sementara itu, berbagai perusahaan dituntut untuk terus melakukan inovasi agar bisa terus menjaga keberlangsungan bisnis.

Perkembangan zaman mendorong banyak perusahaan untuk berubah. Hal ini mendorong kebutuhan akan talenta digital terus bertambah, terlebih bagi perusahaan skala menengah yang sedang dalam proses transformasi digital atau sedang mengembangkan produk (product development). Pada situasi ini, sebenarnya terdapat peluang bagi perusahaan untuk menemukan talenta digital yang berkualitas tanpa menguras biaya operasional, yakni dengan sistem outsourcing.

Outsourcing Talenta Digital Jadi Opsi Menguntungkan

Advertisement

Outsourcing adalah penyerahan sebagian pekerjaan kepada perusahaan lain. Outsourcing juga bisa dipahami sebagai menggunakan atau mempekerjakan talent dari pihak ketiga untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu di dalam perusahaan. Alasan utama outsourcing merupakan opsi yang menguntungkan bagi perusahaan pada umumnya adalah efisiensi budget dan manpower planning yang lebih fleksibel.

Menurut survey yang dilakukan Deloitte, 87% perusahaan di sektor teknologi menggunakan outsourcing untuk menghemat biaya operasional mereka. Deloitte juga menjelaskan, 65% responden dari perusahaan global merasakan benefit utama dari outsourcing adalah mereka dapat fokus pada pengembangan core bisnis. Disusul benefit kedua yang umumnya dirasakan oleh 63% perusahaan adalah mampu mengurangi biaya operasional mereka.

Mengingat biaya yang dibutuhkan dalam software development adalah operasional, maka engineer outsourcing dapat menjadi   pilihan yang menguntungkan bagi perusahaan. Hal ini sejalan dengan riset yang dilakukan oleh GoodFirms yang menjelaskan, 61% perusahaan teknologi membutuhkan waktu 4-6 bulan untuk mengembangkan software. Sehingga perusahaan dapat menggunakan outsourcing sebagai opsi yang lebih terjangkau sesuai dengan kebutuhan dan timeline software development.

Menurut Bagus Pribadi, Head of Engineering BINAR, engineer akan banyak dibutuhkan di fase development awal untuk melakukan iterasi secara cepat dan minim bug. “Proses iterasi dalam fase development ini sangat critical sehingga tidak hanya membutuhkan banyak peran engineer, tetapi juga engineer yang berkualitas juga supaya dapat memberikan produk yang bagus untuk user dan stakeholder. Saya melihat engineer outsourcing sebagai opsi yang menguntungkan bagi perusahaan dari segi efisiensi budget dan kualitas engineer yang terstandarisasi di perusahaan penyedia outsourcing tersebut.”

Advertisement

Benefit Engineering Outsourcing untuk Perusahaan

Selain memiliki benefit utama untuk efisiensi budget, Bagus Pribadi juga menambahkan beberapa benefit lainnya dari sistem outsourcing terutama untuk peran engineer:

• Fokus ke Inti Bisnis

Dengan mempekerjakan engineers yang sudah berpengalaman di bidangnya, pemilik usaha jadi bisa menyerahkan beban tugas teknis tanpa terbagi pikirannya. Sehingga bisa lebih fokus untuk mengembangkan bisnis dan mengerjakan hal-hal yang lebih bersifat strategis lainnya.

• Fleksibilitas Resource

Outsourcing memberikan keleluasaan bagi perusahaan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan fase-fase pengembangan produk. Ketika perusahaan butuh iterasi yang cepat di suatu waktu, perusahaan dapat menambah banyak manpower dengan cepat. Ketika sudah masuk ke fase maintenance, perusahaan tidak perlu kesulitan untuk mengurangi tim dan memenuhi hak-hak yang harus diberikan kepada mereka sesuai hukum ketenagakerjaan. Sistem outsourcing yang dijalankan berdasarkan kontrak akan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan timeline dan banyaknya manpower yang dibutuhkan.

• Mengurangi Biaya Tambahan

Engineers yang disediakan oleh perusahaan penyedia outsource umumnya sudah melewati beberapa proses tes dan harus memenuhi standar yang ditetapkan. Sehingga perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya overhead seperti program pelatihan, karena engineer yang direkrut sudah berpengalaman. Selain itu, karena pengalaman mereka dan fokus pekerjaan yang diberikan sudah lebih spesifik, kecepatan proses pengerjaan juga jadi lebih singkat. Perusahaan juga tidak perlu melengkapi engineer outsourcing dengan equipment atau peralatan lainnya, karena pada umumnya sudah disediakan oleh perusahaan outsourcing.

Alamanda Shantika, CEO BINAR menambahkan statement Bagus terkait sulitnya mencari digital talent di Indonesia. “Khusus untuk beberapa role spesifik, hingga kini memang kita masih memiliki kelangkaan talenta. Hal ini disebabkan oleh semakin banyaknya perusahaan yang melakukan transformasi digital. Semua perusahaan kini berlomba untuk selangkah di depan dalam hal transformasi.”

Mencari Outsourcing untuk Tech Talent?

Jika anda membutuhkan outsourcing untuk beragam skill mulai dari engineer, product manager, digital marketing, data, dan masih banyak lainnya, anda bisa temukan di Rekrut Talent Digital. Anda juga bisa berkonsultasi terlebih dulu untuk menyesuaikan kebutuhan, dengan mengisi form . Kami memiliki 3000+ tech talent ready dengan berbagai latar belakang. Mulai dari mulai alumni BINAR dengan 14 speciality, komunitas, serta talenta eksternal (junior sampai senior level).

Sekilas tentang BINAR

BINAR merupakan aplikasi belajar keahlian digital yang didirikan pada tahun 2017 oleh Alamanda Shantika bersama dua alumnus Gojek lainnya, yaitu Dita Aisyah dan Seto Lareno. Sebagai pelopor di bidang keahlian digital, BINAR memberikan pengalaman belajar baru seperti Experiential Learning, Flipped Learning, Project/Problem Based Learning, Collaborative Learning. Dengan demikian lulusannya dibekali kemampuan digital dan keahlian soft skill yang mencakup Kesadaran Sosial, Keberagaman, Sikap Inklusif, & Keadilan, Dapat Dipercaya dan Kolaborasi, yang sangat dibutuhkan di era sekarang. BINAR memiliki tujuan untuk menghasilkan generasi talenta digital baru yang dapat menghadirkan inovasi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat.

Melalui program pendidikannya yang beragam, yaitu BINAR Bootcamp, BINAR Insight, BINARGO, serta layanan talent placement (Job Connect), BINAR berupaya mendukung pertumbuhan karier lulusan SMA, mahasiswa, orang-orang yang ingin berganti karier (career shifter), dan para pekerja yang ingin meningkatkan kemampuan. Hingga Februari 2023 BINAR telah memiliki lebih dari 470.000 pengguna dan 10.000 alumni. (susi)

Advertisement
LANJUT BACA

Susi Kurniawati

Wartawan bisnisbanten.com