Corona Bikin Bisnis Hotel di Cilegon Rugi Ratusan Juta, PHRI: Tidak Separah Daerah Lain

36

BISNISBANTEN.COM – Dampak Virus Corona semakin meluas, hingga berpengaruh terhadap industri perhotelan di Cilegon. Persatuan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kota Cilegon menyatakan, tingkat kunjungan masyarakat ke hotel dan restauran di Kota Cilegon, mengalami penurunan mencapai 40 persen dalam sepekan terakhir.

Terjadinya penurunan kunjungan menyusul adanya himbauan dari pemerintah terkait pencegahan virus Corona atau Covid 19.
Meski begitu, Ketua Persatuan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kota Cilegon Syarif Ridwan menyampaikan, jumlah pengunjung di sejumlah wisata di Kota Cilegon tidak separah yang dialami daerah lain.

Apalagi Kota baja tidak identik sebagai daerah wisata, melainkan wisata hanya sebagai tujuan bekerja. “Penurunan pengunjung hotel di Kota Cilegon terjadi sejak beredaranya informasi kebijakan pemerintah pusat, terkait pencegahan virus Corona. Dampaknya sejumlah perusahaan meliburkan pekerjanya untuk sementara waktu,” ujar Ridwan.

Oleh karena itu, dirinya berharap
kepada pemerintah pusat untuk tidak terlalu membesarkan informasi kepada masyarakat, terkait virus Corona. Hal itu dilakukan agar masyarakat tidak terlalu cemas terkait informasi yang dimaksud. Sehingga perekonomian masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Meski demikian, Ridwan mengaku telah mengintruksikan kepada semua pengelola Hotel di Cilegon agar dapat bersama-sama melakukan pencegahan terhadap peredaran virus Corona dengan.

“Salah satunya yakni dengan menyediakan Hand Sanitaizer dan melakukan fogging. Kebijakan itu tidak hanya dilakukan oleh pihak hotel, melainkan dapat dilakukan juga di setiap fasilitas umum seperti pasar, terminal hingga hotel. Tambahan pemerintah dan dinas terkait terutama Dinkes dan BPBD Cilegon bisa menyemprot area publik, diantaranya terminal, station, pasar dan hotel restoran,” tutur Ridwan.

Sementara itu, pernyataan pemerintah pusat terkait isue pandemi corona Covid19 juga sangat dirasakan oleh Hotel The Royale Krakatau Cilegon. Diperkirakan, hotel milik PT KIEC itu mengalami kerugian hingga lebih dari 700 juta rupiah. “Kerugian dampak corona estimasi bisa Rp800 juta, itu bruto,” pungkas Iqbal, Manager Marketing The Royale Krakatau Hotel. (AHR)